“Bedshaped”, Lagu Sedih dengan Musik yang Indah

YouTube music merekomendasikan lagu yang dulu sering kudengar. Lagu itu adalah Bedshaped, lagu dari band asal Inggris bernama Keane. Aku jadi ingat dulu menyukai komposisi lagu ini yang tak biasa dan atmosfernya yang muram.
Pada tahun 2004, Keane cukup populer. Album mereka Hopes and Fears laris-manis. Tembang Bedshaped merupakan single ketiga yang dirilis setelah Somewhere Only We Know dan Everybody’s Changing.
Menurutku dibandingkan kedua lagu yang ngehits, aku paling suka lagu Bedshaped. Aku benar-benar suka komposisi lagunya yang dinamis. Lagu ini dibawa dengan sound yang misterius seakan-akan mengajak pendengar memasuki dunia ciptaan Keane.
Ketukan piano kemudian menyusul, baru suara vokalis,Thomas Chaplin, yang merdu hadir. Bagian refrainnya seperti nada sedih sekaligus marah pada kondisi yang dialaminya. Kemudian, diakhiri dengan tanda tanya kepada diri sendiri. Baru menyusul bait berikutnya.
Ada bridge yang indah setelah bait kedua berupa permainan piano disusul dengan nada seperti chant dan musik yang lebih emosional dan menderu. Emosi lagu pada bagian ini makin meningkat. Dan, seperti film ini lagu ini diakhiri dengan tanda tanya dan penutup yang mengambang.
Jarang ada lagu yang memiliki komposisi yang dinamis seperti itu. Oleh karenanya aku menobatkan lagu yang komposisinya disusun oleh Tim Rice-Oxley ini salah satu lagu yang jenius.

Tembang Bedshaped tentang apa? Secara harfiah, lagu ini bisa dimaknai seseorang yang terjebak di ranjang. Bisa dialami oleh seseorang yang sedang sakit keras atau sedang mengalami depresi.
Jika menilik lirik lagu ini, nuansa lagu ini memang sedih dan muram. Seseorang merasa hidupnya jauh tertinggal oleh kawan-kawannya atau orang-orang terdekatnya.
Ia seperti jauh di belakang mereka dan sulit untuk kembali menggapai kawan-kawannya. Ia berharap bisa kembali bertemu dan beraktivitas seperti dulu bersama mereka. Meski ia tidak yakin akan kondisi dirinya.
Video lagu ini juga indah meski visualnya juga terasa muram. Videonya menggunakan konsep animasi dengan sosok yang sedih dan terasing takut untuk keluar. Ia memilih bersembunyi dan menulis lirik hingga ia melihat lirik buatannya dimainkan oleh Keane.
Aku suka art style video animasi ini. Paket warnanya juga indah, meski vibe lagu ini terasa menyedihkan dan muram.
Lagu ini berulang kali kudengar. Aku jadi merasakan detak suasana pada tahun 2004 yang lebih tenang dan tidak tergesa-gesa.
Gambar milik Keane, Filmaffinity
