Mimpi?

Kakiku mulai terasa gontai untuk melangkah.
Otakku meminta tubuhku untuk terus bergerak, setidaknya hingga aku menemukan petunjuk adanya manusia selain aku.
Sementara hatiku terus merasa resah dan cemas. Aku tak ingat bagaimana caranya aku bisa ada di tempat ini. Tempat yang suram dan murung dengan angin menderu. Baju hangat yang kukenakan rasanya tak cukup melindungiku.
Apa ini mimpi buruk?
Andaikata hanya bunga tidur, tolong bangunkan aku sesegera mungkin.
Aku takut.
Aku harus menemukan penginapan atau tempat apapun untuk berlindung dari hawa dingin dan angin yang membuat kukuku mulai membiru.
Saat ini harapanku untuk bertemu manusia mulai pupus. Sepi seperti tak ada makhluk hidup. Kesunyian ini membuat keberanianku luntur.
Aku bertanya-tanya, apakah saat ini aku masih hidup atau sudah di alam lain?
Langkahku makin pelan. Rasanya aku tak akan bertahan. Kubiarkan tubuhku meringkuk dan posisiku menahan angin. Aku terus menggosok-gosok jemariku.
Kemudian kantuk itu menguasaiku.
***
Ketika ku terbangun aku merasa lega. Akhirnya aku lepas dari mimpi buruk semalam.
Tunggu ini di mana? Mengapa perasaanku masih tak nyaman.
Eh itu makhluk apa?
Gambar: pixabay
