Gambar dan Cerita: Kue Serabi

Setiap kali melihat kendil bertutup untuk memasak serabi, aku penasaran. Seperti apakah rasa serabinya? Menunggu sebentar ataukah agak lama? Aku ingin segera menyantap serabi yang masih hangat.
Sebenarnya aku paling suka serabi dengan kuah. Itu adalah jenis serabi yang paling nikmat.
Serabi sederhana yang dijual pedagang keliling juga enak. Bentuknya agak mirip dengan kue rangi hanya lebih besar ukurannya. Ada juga kue serabi dengan cetakan mirip kue pukis, lalu diberi taburan kelapa. Di Jakarta namanya beda, kue pancong, sebutannya.
Namun, kue serabi ala Solo juga sedap. Apalagi jika masih hangat. Bagian tengahnya lembut dan seperti meleleh ketika disantap. Rasa original yang paling kusuka meski makin banyak ragam rasanya.
Aku berniat menunggu kue serabi itu matang. Eh rupanya sudah tersedia. Sayangnya kue serabinya tak hangat. Tak apa-apalah. Aku membeli rasa nangka dan rasa original untuk teman berbuka.
Karena rindu rasa serabi, keempatnya ludes untuk berbuka puasa. Setelahnya aku kekenyangan.

