
Katakan kamu sayang kepadaku. Si kucing cemong. Aku masih favoritmu kan, kucingmu yang kaubilang lucu menggemaskan. Lanjutkan membaca ‘Katakan Kamu Sayang’


Katakan kamu sayang kepadaku. Si kucing cemong. Aku masih favoritmu kan, kucingmu yang kaubilang lucu menggemaskan. Lanjutkan membaca ‘Katakan Kamu Sayang’

Ini pertanyaan yang kerap membuatku tersentil. Aku rajin mengikuti nulis bareng. Tiap bulan aku ikut 2-4 tulisan fiksi. Lalu memesan bukunya. Namun, aku mulai kesulitan untuk menyelesaikan bacaan. Lanjutkan membaca ‘Kapan Kalian Menamatkan Satu Buku?’

Nafas Cream nampak berat dan memburu. Kuperiksa area hidung. Ooh hidungnya kotor beringus. Hidungnga tersumbat sehingga ia bernafas dengan mulut. Lanjutkan membaca ‘Cream Masih Pilek Berat’

Si Kwak sudah lima hari nggak pulang. Aku makin gelisah. Besok aku akan melebarkan tempat pencarian. Namun bukan hanya aku yang cemas. Creamy juga kuatir akan kawannya itu. Ia semalaman tak pulang. Pulang-pulang ia pilek parah, membuatku cemas. Lanjutkan membaca ‘Kwak Belum Pulang, Cream Mencari dan Lalu Sakit’

Fatima adalah gadis yang cantik dan rajin. Ia pandai memintal benang. Suatu ketika ayahnya yang seorang pedagang mengajaknya berlayar dan berdagang. Ia berharap dalam perjalanan putrinya dapat bertemu dengan calon suaminya. Itulah kisah pembuka dalam Fatima the Spinner and the Tent.
Lanjutkan membaca ‘Kesialan Beruntun dalam “Fatima the Spinner and the Tent”’