
Seperti yang diperkirakan sebelumnya, ia meronta-ronta begitu dahsyat ketika lukanya dibersihkan. Si paramedis untungnya telah memasangkan collar ke kucing tersebut sehingga aman dari gigitan. Sementara aku memandang liku si kucing dengan ngilu. Lukanya begitu dalam dan lebar. Apabila aku menunda untuk memeriksa lukanya, maka bisa jadi lukanya akan memancing hewan-hewan yang tak ingin kulihat. Lanjutkan membaca ‘Perban’




