
Aku sempat panik tak melihat Naura beberapa hari. Ketika jelang Maghrib ia datang, aku merasa lega sekali. Ia langsung minta makan ikan goreng dan makanan basah kucing. Ia makan banyak sekali. Lanjutkan membaca ‘Naura dan Pang’


Aku sempat panik tak melihat Naura beberapa hari. Ketika jelang Maghrib ia datang, aku merasa lega sekali. Ia langsung minta makan ikan goreng dan makanan basah kucing. Ia makan banyak sekali. Lanjutkan membaca ‘Naura dan Pang’

Seorang kucing belang melintas
Ia nampak percaya diri berjalan
Kakinya dengan cekatan menghindari pijakan yang basah
Ia seperti kucing yang punya misi menantang Lanjutkan membaca ‘Seekor Kucing di Kawasan Tambak’

Selama beberapa bulan ada kucing bernama Sam kecil yang menemani kami di Lampung. Kucing itu mungil dengan ekor yang juga pendek. Ia manja sekali. Lanjutkan membaca ‘Mengenang Kucing Lampung’

Cindil dan Naura sama-sama kucing putih. Naura adalah cucu Cindil. Ia ingin dekat dengan si nenek dan didongengin. Namun, Cindil sedang kesal dan tak ingin ditemani. Ia lagi sirik kepada Samsudin. Si Sam nampak tidur pulas dengan batal, membuatnya iri. Lanjutkan membaca ‘Dua Kucing Putih (Lagi)’

Hei kamu siapa anak kucing
Meski masih mungil kamu begitu berani
Masuk ke dalam rumah ini
dengan begitu percaya diri Lanjutkan membaca ‘Warna Bulu Kita Mirip’