
Ibuku bercerita ia tak suka kucing. Ia takut dengan kucing. Kuping kucing. Ia takut karena pernah melongok isinya. Wah apa semengerikan itu ya kuping kucing? Lanjutkan membaca ‘Apakah Kamu Membersihkan Kuping Kucingmu?’


Ibuku bercerita ia tak suka kucing. Ia takut dengan kucing. Kuping kucing. Ia takut karena pernah melongok isinya. Wah apa semengerikan itu ya kuping kucing? Lanjutkan membaca ‘Apakah Kamu Membersihkan Kuping Kucingmu?’

Kabar dibatalkannya special screening The Red Envelope membuat fans Billkin Putthipong yang populer di Indonesia lewat How To Make Millions Before Grandma Dies merasa kesal. Mereka meluapkan kekesalannya di medsos. Eh rupanya acara nonton tersebut batal karena filmnya rupanya belum mendapat ijin putar oleh Lembaga Sensor Film (LSF). Lanjutkan membaca ‘Marry My Dead Body dan The Red Envelope’

Gara-gara kucingku memilihkan lagu Into the Fire ini kemarin, hari ini seharian aku rajin memutar lagu ini. Ada sesuatu yang membuat lagu ini nagih. Entah musiknya, entah liriknya, atau mungkin gaya bernyanyi vokalisnya, aku terus mendengar tembang hits dari Thirteen Senses, band asal Inggris ini. Lanjutkan membaca ‘Into the Fire dan Thirteen Senses’

Aku memasang aplikasi YouTube Music di tab yang kudapatkan dari hadiah lomba menulis. Awalnya aku memasang dua aplikasi musik streaming berbayar, YouTube Music dan Spotify tapi karena yang pertama kunilai kualitas audionya lebih bagus, maka kupertahankan yang pertama. Nah karena aku suka menaruh tab sembarang ketika memutar musik, kucingku berinisiatif jadi DJ. Lanjutkan membaca ‘Kucing Itu Pandai Memilihkan Musik Lho’