Misteri Puding Natal

Poirot

Pertama kali berkenalan dengan tokoh Agatha Christie bukan dari buku karyanya melainkan dari film yang diputar stasiun swasta awal tahun 90-an. Film berjudul ’’Hercules Poirot’’ itu sukses menghancurkan imaji saya. Bayangan saya film itu mengacu pada mitologi Yunani, eh ternyata detektif tua dengan kumis tebal berpilin. Meski tertipu saya menonton filmnya sampai tuntas. Dan minggu depannya saya menonton film itu lagi, demikian minggu-minggu berikutnya.

Ternyata kenikmatan menonton “Hercules Porot” masih kalah dengan menikmati bukunya langsung. Membaca kisah-kisah Agatha, kita diajak untuk turut menebak- pelaku kejahatan dan motifnya. Begitu pula ketika membaca Skandal Perjamuan Natal.

Hercules Poirot yang terbiasa hidup praktis dengan peralatan modern dibujuk untuk menikmati liburan natal di pedesaan. Meski diiming-iming kasus yang cukup pelik, ia tetap bersikukuh untuk merayakan natal di flat modernnya. Baru ketika lelaki misterius itu menjanjikan King`s Lacey benar-benar nyaman, ia mau `menyamar sebagai salah satu undangan perjamuan natal.

Di antara undangan ada tiga cucu Mrs Lacey, Colin, Sarah dan Bridget. Lainnya adalah Michael, teman Colin, Lee-Wortley, teman Sarah dan David Welwyn dan Diana Middleton, tamu Sarah. Salah satu undangan perjamuan itu adalah orang yang diduga mencuri permata kerajaan. Dan pencurinya termasuk orang yang cerdik. Ia menyembunyikannya di salah satu puding natal. Malangnya, puding itu disajikan pada waktu yang salah, sehingga berhasil dikantongi Poirot.

Poirot diam-diam melaksanakan aksi penyelidikannya. Ia mendekati Mrs Ross, pembuat puding natal. Dari situlah ia mendapat gambaran siapa pelakunya. Namun, ketika belum berhasil mengungkap misteri permata, Bridget, sepupu Colin ditemukan tidak bernafas. Lalu siapa pelaku pencurian dan apa hubungannya dengan Bridget? Jawaban kasus itu dikemukakan secara detail oleh Agatha seolah-olah kita menjadi salah satu undangan perjamuan natal. Selain Skandal Perjamuan Natal, ada lima kisah lainnya, Misteri Peti Spanyol, Yang Tak Diperhitungkan, Buah Blackberry, Mimpi dan Greenshaw’s Folly.

Detail Buku:

Nama Buku : The Adventure of The Christmas Pudding (Skandal Perjamuan Natal)

Penulis : Agatha Christie

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Rating : **** Layak Dikoleksi

~ oleh dewipuspasari pada April 11, 2008.

Satu Tanggapan to “Misteri Puding Natal”

  1. Lama banget ndak baca novel Agatha Christie lagi.

Tinggalkan Balasan ke Meekaela Batalkan balasan