Kisah Mini: Ia Nampak Ceria
Catatan Dira:
Tidak seperti biasanya Mitha menggerai rambut ikalnya. Aku lebih sering melihatnya dengan pony tail tinggi dengan sedikit helaian rambut ikal yang membingkai wajahnya.Ia tertawa ceria menyambutku dan memelukku.Kami memang tidak secara sengaja bertemu di deretan ruko ini.
Di tangan kanannya ia membawa tas karton berisi semacam kain dan benang. Aku kontan menanyakan kabarnya. Telah dua bulan ia meninggalkan kantor kami dan sejak itu kami belum pernah bertegur sapa, hanya say hello saja, karena ia sering tidak online.
Aku tidak ingin melewatkan momen ini. Langsung saja kutarik tangannya menuju sebuah kafe mungil yang tidak jauh dari kami berdiri. Aku tahu Mitha sangat gemar minum coffee latte, ia pasti sulit menolak ajakanku.
Mitha hanya tertawa dan berkata jangan lama-lama ya, ehm ada urusan penting apa nona ini sekarang, pikirku.
“Gawe dimana sekarang Mit?” ujarku langsung ke sasaran. Sebenarnya di kantor lama, Mitha adalah atasanku. Namun, dalam keseharian kami adalah dua sahabat.
“Ga jelas,” jawabnya sambil tertawa. Kadang di stasiun radio, besok bisa ke toko buku, besoknya lagi mungkin di kampus, dan bisa juga di rumah, tuturnya.
Aku memandangnya tajam, ia tidak berbohong. Apa sebenarnya yang dicari Mitha. Posisinya di kantor lama sebagai manajer banyak diidam-idamkan orang.
“Aku tahu apa yang ada dalam benakmu dan rekan-rekan lainnya, Dira.”
“Apa yang kucari, tanyamu?” ujarnya.
“Aku jenuh. Aku ingin mencintai diriku. Itu jawabannya,” ujarnya.
Kami kemudian saling terdiam hingga kopi di cangkirnya habis.
Ia lalu berpamit diri membiarkanku tetap termangu.
Mitha, ia dekat namun tidak terjangkau.
Fakta ini baru kutahu beberapa bulan kemudian.Mitha ternyata pemegang saham di sebuah radio yang cukup ternama di Jakarta. Ia juga punya toko buku kecil yang berjualan secara online. Ia memang mengajar akuntansi, namun cuma beberapa kali dalam seminggu. Kesibukan ia sebenarnya adalah membuat boneka. Di rumahnya sudah ada beberapa lusin boneka beruang. Beruang dalam berbagai gaya. Semuanya imut-imut menggemaskan. Ada beruang badut, beruang baby sitter, beruang koki, beruang penari hula hop dan masih banyak lagi. Aku langsung membeli beruang badut dan beruang koki buat keponakanku.


hihi kia lucu, tapi gak nyambung sm ceritanya..
si mitha kecil