Kebalikan Suatu Kebenaran adalah Juga Benar

rightorwrong-gigaom

Ketika membaca judul artikel ini saya kontan merasa tergelitik untuk segera mengetahui isinya. Judulnya sudah sesuatu yang tidak biasa. Secara umum kebalikan suatu kebenaran adalah kesalahan, namun judul artikel ini menyebutnya juga benar. Apa yang dimaksud si penulis?

Si penulis adalah Richard Farson. Artikel ini adalah salah satu di antara puluhan artikel yang tercakup dalam buku berjudul Management of The Absurd. Sekilas membaca pengantar bukunya, si penulis ingin menuangkan hal-hal yang bersifat paradoks dan out of the box. Salah satunya artikel ini.

Meskipun artikelnya pendek saya agak susah memaknai isi dari artikel ini. Setelah saya renungkan baru sedikit yang saya pahami. Intinya kebalikan dari hal-hal yang dianggap benar, seringkali juga diperlukan dalam sehari-hari, termasuk juga dalam manajemen organisasi. Misalnya, suatu organisasi yang ingin kinerjanya tetap sehat terkadang memerlukan suatu penyimpangan informasi atau pengingkaran. Ia mencontohkan bagaimana upaya manajer tingkat menengah berupaya agar atasannya tetap menjadi contoh terbaik sementara ia juga berupaya menutupi kesalahan minor dari anak buahnya.

Farson juga mencontohkan bagaimana teknologi pengawetan makanan dan meningkatkan industri makanan instan dan siap saji, namun di satu sisi juga menumbuhkan kesadaran akan sehatnya makanan organik dan makanan yang menggunakan bahan-bahan segar.

Sebagai penutup ia mencontohkan fase dimana manusia digigit nyamuk. Ada rasa nyaman dan sakit. Jika digaruk terlalu lama maka dapat menyakitkan, namun bisa jadi membuat nyaman jika berlangsung tidak lama. “Keduanya adalah satu. Seperti kebenaran dan kesalahan”.

ilustrasi diambil dari gigaom.com

~ oleh dewipuspasari pada September 5, 2014.

6 Tanggapan to “Kebalikan Suatu Kebenaran adalah Juga Benar”

  1. Sumber artikelny ada mba? Mau baca juga.

  2. berat-berat bacaannya Pus…

Tinggalkan komentar