Laki-Laki Pagi

Aku tidak selalu gadis pagi
Aku suka suasana hening
mungkin karena ku lahir malam hari
Tapi kini aku mengagumi laki-laki pagi

Laki-laki itu memuja pagi hari
Baginya pagi itu harapan tinggi
yang siap dicapainya setiap hari
Oleh karenanya kapanpun ia bangun pagi

Baginya pagi itu ibarat kertas bersih
Usai matahari terbit maka kertas ini
tak lagi cemerlang dan putih
Ah aku merasa tersindir

Pagi ini langit tak jernih
Si laki-laki pagi menatap tinggi
Aku menebak raut wajahnya
Apakah ia kecewa pagi yang dipujanya tak cemerlang

Ia tak murung, senyumnya mengembang
Ia menyalakan mesin kendaraan
Aku mengantarnya dari balik jendela
Setelahnya ku kembali ke peraduan

Gambar dari pixabay

~ oleh dewipuspasari pada Maret 28, 2018.

2 Tanggapan to “Laki-Laki Pagi”

  1. Semangatnya tinggi lelaki itu …
    Bangun pagi bagus buat contoh siapapun, tanpa terkecuali si pembuat puisi ini, kak Dewi Puspasari 😁

Tinggalkan komentar