“Summer Breeze”, Film Bioskop Rasa FTV

Summer breeze
Umumnya ada perbedaan antara sebuah film yang tampil di layar lebar dan film yang tampil di layar gelas alias televisi di Indonesia. Film yang tampil di film bioskop umumnya jalinan ceritanya lebih kompleks dan sinematografi lebih apik. Sementara film di televisi umumnya alur ceritanya klise, terutama yang mengusung romansa, meskipun tidak semuanya. Sayangnya “Summer Breeze” meski tayang di bioskop, ceritanya mirip-mirip dengan yang biasa disajikan di FTV.

Ceritanya berfokus pada si kembar Ares dan Orion yang diperankan oleh Marcel Chandrawinata dan Mischa Chandrawinata. Mereka berebut perhatian ke teman kecil yang sudah beranjak jadi gadis yang cantik, Reina (Chelsea Olivia).

Digambarkan si kembar tumbuh menjadi dua sosok yang berlawanan karakter. Orion adalah pemuda yang pekerja keras dan santun. Sedangkan Ares sebaliknya. Ia berjiwa pemberontak.

Sikap ayahnya yang lebih menyayangi Orion membuat perselisihan di antara keduanya. Rupanya ada sesuatu yang ditutupi Ares selama ini.

Reina berupaya mendamaikan si kembar. Tapi jika diminta memilih ia sudah tahu siapa teman kecil yang akan dipilihnya.

Ceritanya ringan. Tentang persaingan dan cinta segitiga. Hal-hal lainnya hanyalah pernak-pernik yang tak begitu menonjol.

Tidak ada sesuatu yang benar-benar menggugah dari film yang dirilis tahun 2018 ini. Semuanya pas-pasan, kecuali Mathias Muchus yang berperan sebagai ayah si kembar. Kualitas dari segi cerita, akting, dan sinematografi seperti FTV pada umumnya. Bahkan tak sedikit FTV yang jauh lebih baik.

Satu lagi yang disoroti adalah penggunaan bahasa Inggris sebagai judul film. Kenapa harus menggunakan bahasa Inggris, apakah karena lebih menarik perhatian? Bisa jadi. Kalau diubah jadi “Angin Musim Panas”, mungkin kurang menjual atau diksinya sebaiknya perlu diubah.

Memang tak sedikit film Indonesia yang menggunakan bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya. Agak disayangkan sih karena ini film bioskop yang ditonton di berbagai daerah. Di Jepang, misalnya, biasanya menggunakan dua judul. Judul berbahasa Jepang dan berbahasa Inggris untuk didistribusikan ke mancanegara.

Skor: 6/10.

~ oleh dewipuspasari pada Juli 22, 2020.

4 Tanggapan to ““Summer Breeze”, Film Bioskop Rasa FTV”

  1. Belum tahu juga sih soalnya aku belum pernah nnton film itu. Kalau komik yang saya baca tuh ceritanya seorang gadis yang di suruh orang tuanya untuk menemui neneknya di kampung gitu.

  2. Pas baca judulnya, jadi keinget sebuah judul komik yang pernah aku baca

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: