Halal Bihalal Gotong-Royong

banner giveaway

Jakarta itu warganya gado-gado. Jika di televisi yang sering berseliweran adalah kaum soliter yang modern, nyatanya banyak yang hidup guyup dengan tetangga beragam suku dan tetap melestarikan tradisi. Salah satu contoh sederhananya adalah Halal Bihalal yang dipersiapkan secara gotong-royong.

Kami berdua beruntung meski tinggal di perumahan, warganya tidak lantas saling sibuk dengan urusan sendiri. Kami masih bisa mengobrol hangat dengan tetangga. Ada juga beragam kegiatan dari arisan ibu-ibu, selamatan 17 agustusan hingga halal-bihalal.

Sejak kami pindah sudah empat kali kami mendapat undangan halal bihalal RT. Meski tidak semua muslim, namun hampir semua warga kompak untuk datang. Toh acara kumpul-kumpul seperti ini jarang-jarang.

Tapi acara halal bihalal sejak dua tahun ini terasa istimewa karena semuanya dipersiapkan secara gotong-royong. Dari peralatan makan, karpet dan tikar, dan semua hidangan disiapkan oleh ibu-ibu arisan.

Oleh karena arisan diadakan setiap bulan, maka pada saat bulan puasa seluruh anggota arisan didata untuk membawa hidangan secara sukarela.

Jika tema hidangan halal bihalal tahun lalu adalah sayur asam, ikan goreng, dan ayam goreng, maka tahun ini bertema nusantara. Segala ragam makanan yang ada bisa dibawa asal sukarela.

Para warga kami yang berkisar 30-an KK memang berasal dari beragam daerah dan suku. Ada suku Bali, Jawa, Sunda, Padang, Bangka, Betawi, dan Batak. Oleh karenanya hidangan tahun ini dibiarkan bebas apa adanya dan sukarela, meski tetap didata agar tidak kembaran dan beraneka ragam.

Halbi

Beberapa hari H, setiap warga mendapat kiriman catatan tentang hidangan yang wajib dibawa. Tentunya agar warga tak lupa. Ada juga yang mendapat tugas membawa peralatan makan karena peralatan makan tuan rumah tak mencukupi untuk seluruh warga.

Peralatan makan itu adalah barang inventaris RT yang disimpan di rumah warga, termasuk juga karpet, tikar, dan sound system.

Saya membaca catatan dari Bu RT pemimpin para ibu-ibu sambil tertawa. Ada yang mendapat tugas agak berat seperti menyiapkan hidangan utama, ada juga yang mendapat tugas ringan seperti membawa kerupuk atau nasi. Tugas saya termasuk ringan, membawa buah-buahan hahaha.

Hidangan utamanya kalau lihat di daftar sih cukup luar biasa. Ada ayam goreng dan rendang. Ada sayur dan sambal.Hemmm menggugah selera.

Saat hari H, rupanya hidangannya jauh berlimpah. Kami sibuk menata agar muat di meja makan. Wah meja makan sarat dengan makanan enak-enak. Membuat lidah berdecak dan perut pun mendesak untuk segera menyantap sajian.

Ada tumpukan ayam goreng dengan bumbu yang meresap. Di piring berdekatan rendang daging sapi sangat menggoda. Hemmm mie goreng dengan bakso dan suwiran ayam rasanya juga tak kalah nikmat. Begitu pula dengan dua jenis sambal, hijau dan merah untuk menambah selera.

Halbi-Hidangan

Wah sepertinya tahun ini juga kaya sayuran dan lalapan. Ada selada yang segar. Gado-gado dengan bumbu kacangnya yang gurih dan sedap. Ada juga lalapan seperti mentimun dan aneka dedaunan.

Menyiapkan Sayuran

Meja di dekatnya tak mau kalah. Ada bakso dengan kaldu dagingnya dan bola-bola daging yang mengundang. Hemmm memandangnya saja, terbit selera. Di sebelahnya ada bubur candil aneka warna, ada putih dari bubur sumsum, ada coklat dari grendul atau biji salak, ada warna hitam dari bubur ketan dan juga warna merah muda dari bubur mutiara. Penyatunya adalah kuah santan bergula merah.

es buah

idhangan beragam

buah

Di karpet dan tikar sudah tersedia piring-piring beraneka kudapan. Ada apa saja? Wah..wah..wah warga kali ini begitu murah hati. Ada sosis solo, pai buah, pai susu, brownies, dan aneka cake. Di piring lainnya ada melon, semangka, anggur, dan jeruk. Hidangan ini berseling di es buah dan air mineral. Alhamdulillah hidangan sungguh berlimpah.

Setelah sambutan dari tuan rumah dan Kepala Rukun Tetangga, maka dimulailah arisan bulanan. Beberapa anggota arisan yang belum dapat arisan pun tegang. Setelah tuan rumah arisan berikutnya diumumkan, maka dimulailah acara ramah tamah yang disambut gembira oleh anak-anak.

para warga Halal bihalal kali ini memang meriah.

Ada banyak warga yang datang bersama suami dan anak-anak. Para anak pun tak bisa duduk tenang. Sibuk berjalan ke sana kemari mencicip aneka kue. Dan kini mereka bergegas untuk menyambut hidangan bakso.
warga

Hemmmm baksonya memang nikmat. Kaldunya begitu gurih dan bola-bola dagingnya pun kenyal dan sedap. Saya hanya mengambil beberapa butir dan menyisakan ruang untuk hidangan utama.

Setelah rehat sejenak, saya pun ikut antri mengambil hidangan utama. Saya ambil sedikit nasi dan icip-icip beberapa lauk dan sayuran. Rendang dan ayam goreng yang gurih cocok bersanding dengan aneka sayuran yang segar. Dan sebagai penutup adalah buah anggur yang manis nan berair.

Eh bubur candilnya nampak menggoda. Meski sudah kenyang, saya masih ingin icip-icip. Saya ambil sedikit bubur. Agak kemanisan tapi lezat. Akhirnya perut pun tak muat lagi.

Kami lalu asyik mengobrol hangat. Tentang pengalaman saat mudik dan kisah dari kampung halaman. Hingga waktu tak terasa telah melebihi angka duabelas.

foto keluarga dulu

Kami pun berdiri untuk bersalam-salaman. Dan tak lupa foto keluarga besar lingkungan RT hehehe. Eh rupanya masih ada hidangan yang dibawa. Makanan berlimpah pun kami bagikan di antara warga. Para satpam pun diundang untuk ikut menikmati hidangan yang disambut mereka dengan gembira.

Halal bihalal ini semuanya gembira. Hidangan istimewa dan warga yang datang pun banyak. Semoga tali persaudaraan ini makin erat selepas halal bihalal. Sehingga hidup bertetangga makin menyenangkan.

Artikel ini diikutsertakan dalam #GiveAwayLebaran yang disponsori oleh Saqina.comMukena Katun Jepang Nanida, Benoa KreatiSanderm, Dhofaro, dan Minikinizz

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 7, 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: