Three Thousand Years of Longing Di Awal Menawan Selanjutnya Membosankan

Three Thousand Years of Longing Di Awal Menawan Selanjutnya Membosankan
Sejak menyaksikan Taken dan Thor, aku jadi suka akan Idris Elba. Favoritku ketika ia tampil sebagai pemimpin perlawanan kaiju di Pasific Rim. Oleh karenanya ketika film Three Thousand Years of Longing tayang di World Cinema Week, aku merasa antusias. Sayang kemudian kehabisan tiket dan aku baru bisa menyaksikannya di KlikFilm belakangan ini. Ternyata filmnya kurang meninggalkan kesan.

Melihat judulnya maka kalian bisa menebak apabila ceritanya tentang jin. Ya, ini adalah jin temannya jin di film Aladin. Sama-sama terkurung di botol dan bisa mengabulkan tiga permintaan.

Adalah Alithea Binnie (Tilda Swinton) seorang profesor asal Inggris yang menemukan botol antik dan tak sengaja membebaskan jin di dalamnya. Ia kebingungan ketika si jin memaksa memintanya menyebutkan tiga permintaannya.

Alih-alih membuat permintaan besar, ia kemudian meminta si jin bercerita. Ceritapun bermula. Si jin (Idris Elba) bercerita tentang sepupunya, Ratu Sheba yang kemudian menikah dengan Raja Sulaiman dan membuangnya ke Laut Merah setelah memasukkannya ke dalam botol. Cerita berlanjut ke beberapa masa.

Three Thousand Years of Longing Di Awal Menawan Selanjutnya Membosankan
Awalnya film ini nampak potensial. Si profesor sering melihat sosok supranatural. Kemudian cerita si jin juga nampak menarik. Tapi entah kenapa kemudian cerita menjadi membosankan. Padahal tokoh-tokoh yang dikisahkan di sini adalah nyata meski cerita film adalah fiksi. Ada Hurrem dari Turki dan Murad IV.

Entahlah. Mungkin karena peran Idris Elba di sini tak seperti biasanya dan terasa dipaksakan. Biasanya ia menjadi pemimpin atau sosok yang punya beban besar. Sementara film ini memiliki bumbu romantis. Tilda Swinton juga tak secemerlang biasanya.

Three Thousand Years of Longing Di Awal Menawan Selanjutnya Membosankan
Dari segi visual dan kostum, film yang dibesut George Miller ini cukup mengagumkan. Tak heran sih, sutradara ini sebelumnya membesut tiga film Mad Max dan Mad Max: Fury Road yang epik.

Gambar dari MGM

~ oleh dewipuspasari pada Mei 28, 2023.

Tinggalkan komentar