Kotonoha no Niwa: Ketika Hujan Menguyur #FA-3

hujan2

Hujan yang mengguyur kota Shinjuku, Jepang,  mengingatkan Takao Akizuki pada pertemuannya dengan wanita misterius. Mereka kerap berjumpa di taman. Saat-saat hujan mengguyur.

Cerita kemudian flash back beberapa waktu sebelumnya dimana Takao masih pelajar SMU tahun pertama. Saat hujan deras ia lebih memilih duduk-duduk di taman daripada masuk kelas. Karena kebiasaannya membolos pada jam-jam awal pelajaran itu ia sering dimarahi gurunya.

Takao tidak hanya sekedar duduk dan menunggu hujan reda di taman tersebut. Saat di taman ia bisa menuangkan mimpinya menjadi pembuat sepatu, mencoret-coret desainnya di kertas. Sementara wanita di depannya hanya diam, membaca, atau juga menulis di agendanya. Namun, suatu ketika ia menuliskan pesan berupa tanka, puisi klasik Jepang, yang membuat Takao menebak-nebak asal dan maknanya.

desain sepatu

Setiap hujan turun mereka bertemu. Tidak disangka-sangka wanita tersebut kemudian menghadiahinya sesuatu yang berharga. Sebuah buku shoes handmade yang tebal dan kaya petunjuk. Buku yang bisa membawa mimpi Takao untuk menjadi kenyataan. Siapa wanita tersebut? Apa makna tanka tersebut?Dan apakah mimpi Takao menjadi pembuat sepatu akan terwujud?

Sejak mengenal Makoto Shinkai lewat anime 5 cm, saya selalu menunggu-nunggu karyanya yang lain. Dan Kotonoha no Niwa (The Garden of Words) merupakan karya Makoto yang khas dengan gambarnya yang detail dan berkualitas tinggi.

danau3

Di anime ini setting utamanya adalah taman nasional Shinjuku Gyoen yang cantik dan luas. Taman ini benar-benar ada di Jepang, dengan danau, dangau, dan pepohonan yang cantik. Makoto memanjakan mata penonton dari mulai gerbang masuk, menuju danau dan dangau, jembatan, hingga penampakan taman dari atas.

Hujan dalam cerita ini membuat suasana lebih dramatis. Bagaimana dalam setiap adegan pentingnya dimunculkan hujan sebagai penjalin cerita antara masa kini dan masa lalu.

hujan3

Dari segi cerita memang tidak sekuat jalinan cerita di 5 cm. Masing-masing tokoh dalam tiap pertemuannya lebih banyak diam. Baru menjelang akhir cerita, ada gejolak emosi di antara keduanya.

bikin sepatu

Tentang mimpi menjadi pembuat sepatu menurut saya bukan tema yang pasaran. Saya menyukai perjalanan proses Takao mulai dari belajar membuat pola, mengukur kaki, menjahit, hingga menghasilkan sepatu yang cantik. Kelihatannya begitu mudah, padahal proses belajarnya cukup lama.

Detail Film
Judul : Kotonoha no Niwa (The Garden of Words)
Sutradara : Makoto Shinkai
Produksi :CoMix Wave Films
Rating : 7,5/10

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 22, 2015.

2 Tanggapan to “Kotonoha no Niwa: Ketika Hujan Menguyur #FA-3”

  1. salah satu anime dengan kualitas visual yang top banget dah ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: