Anggur

AnggurIa bilang tak suka anggur
Karena mengingatkannya pada Rabu kelabu
Tapi hari ini ia memakannya dengan rakus
Sampai tak tersisa satu pun

Aku bertanya sambil lalu
Karena masih merasa takjub
Tindakan dan ucapannya sungguh kontras
Membuatku bertanya-tanya, apa yang mengubahnya

Apa kamu sudah menyukai anggur
Tanyaku dengan rasa ingin tahu
Ia menatapku lalu nampak malu
Ia mungkin teringat ucapannya yang dulu itu

Ya, tahun ini aku mulai menyukai anggur
Tahun depan, aku tidak tahu
Siapa yang bisa menolak anggur
Buah ini manis, segar dan punya kharisma tertentu

Jawabannya membuatku bingung
Ah ia memang suka bikin bingung
Ia pribadi yang ambigu
Tapi itulah yang berkesan dari sosok itu

Ia lalu bercerita panjang
Dengan menyesap kopi hangat
Setelah menghabiskan anggur dengan tamak
ia memilih kopi bukannya air mineral

Katanya Rabu kelabu telah menyingkir
Ia menghapusnya dengan kenangan manis
Rabu kelabu telah berlalu
Sehingga tak ada alasan membenci anggur

Ia kemudian membuatkanku kopi hangat
Lalu mengajakku bercerita tentang kenangan
Ia nampak bersemangat bercerita
Kusesap kopiku, ah tak enak

~ oleh dewipuspasari pada Desember 24, 2023.

Tinggalkan komentar