Opal, Pong, dan Ayam

Pong dan OpalDua kucing ini menemaniku selama hampir tiga tahun. Namanya Opal dan Pong. Keduanya sama-sama suka makan, apalagi ayam rebus.

Beberapa kali keduanya berkomplot mencuri ayam dalam panci. Saking cerdiknya, tutup panci hanya bergeser sedikit. Alhasil aku tak curiga. Ketika kubuka, panci hanya berisi air kaldu. Ayamnya semuanya lenyap.

Tapi aku beli ayam memang buat mereka. Buat semua kucing sih, agar mereka tetap sehat. Gara-gara ulah Pong dan Opal, beberapa kucing jadi tak kebagian.

Kini ketika aku membuka freezer dan menemukan ayam beku, aku teringat kepada keduanya. Pong hilang tanpa kabar sejak bulan lalu. Sementara Opal meninggalkanku kemarin. Keduanya memberikan kenangan dan mengisi ruang di hatiku. Ketika keduanya tiada, aku merasa ada yang hilang.

Aku masih berharap suatu ketika Pong pulang ke rumah. Aku masih suka memerhatikan jalan sekitar, berharap bisa menemukan sosoknya.

~ oleh dewipuspasari pada Januari 29, 2024.

2 Tanggapan to “Opal, Pong, dan Ayam”

  1. imut semua, semoga pulang

Tinggalkan Balasan ke dewipuspasari Batalkan balasan