Jus Mentimun

MentimunMentimun itu kukupas, kupotong, dan kumasukkan ke dalam blender setelah kutambahkan sedikit air. Sengaja tidak kutambahkan gula sama sekali. Dalam sekejap, jadilah minuman berwarna putih dengan setumpuk busa seperti awan di permukaan. Aku menghirup aromanya. Ah aroma mentimun memang menenangkan. Aku merasa rileks.

Mentimun bukan sayuran favoritku. Tapi aku tak masalah menyantap potongan mentimun dengan sambal merah yang pedas. Aku juga suka mencocol mentimun dengan bumbu rujak manis. Tapi tetap jika disuruh memilih di antara sejumlah sayuran dan buah-buahan, mungkin mentimun bakal terakhir kupilih.

Aku tak suka bijinya. Rasanya mengganggu ketika dimakan. Jadinya aku hanya memakan bagian pinggirnya.

Meski kurang suka dengan mentimun, aku suka dengan aromanya. Wanginya lembut dan menenangkan. Ketika mentimun dibuat masker ataupun potongannya digunakan untuk mengompres mata, aku merasa rileks dengan menghirup aromanya.

Jus mentimun bukan favoritku. Tapi aku juga suka membuatku sesekali. Aku suka aromanya. Rasanya sendiri menurutku tidak terlalu tawar, ada sensasi lembut seperti krim tapi lebih ringan.

Hari ini aku membuat jus mentimun. Ah aromanya yang lembut membuatku santai dan ingin melamun.pixaba

Gambar dari pixabay

~ oleh dewipuspasari pada Maret 4, 2024.

Tinggalkan komentar