Apakah Ada Balas Dendam yang Sempurna? Sekilas tentang Second Sister
Buku Second Sister ini susah sekali kudapatkan di aplikasi perpustakaan daring. Entah berapa lama aku menunggu giliranku, mungkin setahun lebih. Kemudian secara tiba-tiba muncul keajaiban, aku bisa mengklik tombol pinjam. Akhirnya aku bisa membaca buku ini.
Setelah membacanya dua hari lalu, aku semakin terpesona dengan ceritanya. Hingga tak sabar untuk menuntaskannya.
Ini adalah cerita tentang balas dendam, dari seorang kakak yang menyayangi adiknya. Sayangnya karena kesibukannya bekerja, ia tak bisa sedekat dulu dengan adiknya yang disayanginya.
Duka yang teramat sayang karena kehilangan adiknya membutakan matanya. Adiknya meninggal karena bunuh diri setelah diprovokasi banyak netizen. Padahal adiknya adalah korban. Namun, seorang anonim membuatnya ia seperti penjahat yang tak pantas hidup di dunia.
Sang kakak, Nga Yee, ingin tahu alasan adiknya merengut nyawanya sendiri. Ia yakin artikel tuduhan anonim dan komentar-komentar jahat netizen yang membuat adiknya begitu terpuruk. Ia pun menyewa detektif. Bukan detektif biasa, melainkan seorang yang keji, cerdik, dan juga licin.
Tapi adakah balas dendam yang sempurna? Apakah balas dendam itu ibarat ular yang menggigit ekornya sendiri?
Sebuah cerita yang membuatku larut. Aku bisa merasakan cerita sang kakak, rasa frustasinya. Aku juga paham bagaimana sang adik tak tahan dengan sorotan mata yang membencinya dan komentar-komentar jahat yang menuduhnya.
Oh iya dengar-dengar cerita misteri ini akan difilmkan. Ini bakal menarik karena ada banyak isu peretasan di sini.
Terkadang internet memunculkan dan melipatgandakan sisi gelap manusia.
