Liwa, Gempa, dan Rumah Panggung Modern
Ketika menyusuri kota Liwa dan kawasan Kampung Lombok, yang terletak di Lampung Barat, aku masih banyak menemukan rumah-rumah warga yang masih setia dengan konsep rumah panggung. Hanya rumah panggung tersebut telah dimodifikasi sehingga tampil lebih modern. Ada alasan mereka mempertahankan bentuk tersebut.
Daerah Lampung Barat bersisian dengan pegunungan Bukit Barisan. Ada empat gunung di Lampung Barat, Gunung Seminung, Pesagi, Suoh, dan Sekincau. Saat ini hanya Pesagi yang tidak aktif.
Tanah di kawasan ini subur, namun juga menyimpan ancaman gempa dan aktivitas vulkanik. Berulang kali terjadi gempa di Liwa yang juga dirasakan daerah tetangganya seperti Kampung Lombok dan Suoh.
Salah satu gempa terkuat adalah gempa yang terjadi pada 16 Februari 1994 dengan kekuatan 7 Magnitudo. Gempa tersebut merusak enam ribu bangunan rumah, perkantoran, dan pertokoan. Korban jiwa juga tak terelakkan, ada sekitar 200 korban yang meninggal.
Mungkin karena hidup dengan gunung berapi yang rawan dan juga masuk daerah gempa maka warga pun tetap menggunakan rumah panggung. Yang menarik di sini bagian bawahnya juga digunakan, hanya bagian atas tetap dari kayu, untuk mengurangi kerusakan apabila terjadi gempa besar.
Bentuknya kini juga lebih modern dan beragam. Bagian bawah juga ada yang menggantinya dengan beton, bagian atasnya saja yang kayu. Biasanya ada tangga di lantai dua langsung menuju bawah rumah, kemudian bentuk jendela plus tirainya juga khas.
Rata-rata bangunan hanya sampai lantai dua. Jarang ada bangunan yang lebih tinggi.
Ketika masuk ke rumah makan yang menggunakan konsep rumah panggung, bagian atasnya terbuat dari kayu yang kokoh. Dalamannya luas dan rapi.
Karena kita hidup di kawasan yang rawan gempa dan bencana, maka sebaiknya kita juga waspada dan mencoba beradaptasi dengan alam. Penggunaan rumah panggung dengan bagian atas dari kayu yang kokoh salah satu cara untuk mengurangi dampak gempa.

Terkait
~ oleh dewipuspasari pada September 20, 2024.
Ditulis dalam Opini
Tag: gempa, lampung barat, Liwa, Rumah panggung
