Musik dengan Frekuensi Tertentu untuk Healing dan Meditasi
Konon musik memilih pengaruh terhadap tubuh dan jiwa. Oleh karenanya ada yang menggunakan musik, baik sebagai terapi kesehatan fisik, maupun alat bantu terapi kesehatan mental.
Dengan musik, mereka yang mengalami kesehatan mental bisa berekspresi dan menyampaikan segala emosi yang selama ini diredamnya. Alunan musik juga bisa membantu menenangkan pikiran dan mengurangi depresi.
Namun tak sembarang musik bisa digunakan sebagai media terapi. Belakangan beranda YouTube-ku penuh dengan anjuran untuk mendengarkan musik instrumen dengan frekuensi tinggi untuk kesehatan dan sebagai teman melakukan meditasi. Munculnya video-video ini karena aku pernah belajar melakukan meditasi dan menenangkan diri dari anxiety.
Satu video tentang musik untuk kesehatan mata kucoba. Beberapa waktu lalu aku mengalami mata perih gara-gara banyak membaca dokumen digital. Karena mata perih berair, aku sampai puasa medsos dan lebih banyak mengompres mata. Nah saat itu aku mencoba musik dengan frekuensi tertentu yang bisa mengurangi sakit mata.
Ketika kuperdengarkan beberapa saat, aku terkejut. Badanku seperti bereaksi, tak nyaman. Musiknya seperti dengungan yang memekakkan. Namun kemudian, badan dan kupingku mulai menyesuaikan diri.
Selama hampir sejam mendengarkan, entah karena sugesti atau memang gara-gara musik tersebut, mataku mulai membaik. Aku mendengarnya beberapa kali lagi di hari-hari berikutnya. Entah karena memang aku cukup beristirahat, atau karena sugesti, atau karena pengaruh musik tersebut, mataku tak lagi perih berair, meski masih agak berat jika digunakan membaca ebook atau scrolling hape agak lama.
Aku kemudian menelusuri musik-musik instrumentalia dengan frekuensi tinggi tersebut. Tingkatan frekuensinya berbeda-beda sehingga dampak ke tubuh disebut juga berbeda. Ada yang bisa digunakan untuk penyembuhan, ada yang bisa membuka cakra, ada pula yang bersifat menenangkan.
Musik yang bersifat menenangkan memiliki irama yang lembut. Ada kalanya menggunakan mangkuk ala Tibet sehingga menghasilkan bunyi yang khas dan nyaring. Jika susah tidur kadang-kadang aku menggunakan musik ini.
Aku mencoba memutarnya untuk kucingku yang sakit. Kucingku ada yang luka di kepalanya tak kunjung sembuh, ada yang pilek, juga ada yang sakit gigi. Kucoba putar musik ini agar didengar mereka. Ya, aku berharap musik ini bisa membantu meredakan sakit mereka, syukur-syukur bisa sembuh. Andaikata tak berefek ke kesehatan ya semoga mereka bisa tidur pulas.
Gambar dari Pixabay/Entre Humos
