Kisah-kisah Kucing yang Bikin Hati Hangat dalam Kucing Bernama Dickens

Kucing bernama Dickens Jika kamu menyukai makhluk berkumis menggemaskan maka kamu akan menyukai buku berjudul Kucing Bernama Dickens. Dalam buku yang berisikan 24 cerita dari 24 penulis yang dirangkai oleh Callie Smith Grant, kamu akan mendapatkan kisah-kisah kucing yang memberikan ‘obat’ dan keajaiban bagi pemiliknya.

Ada yang merasa begitu tertekan kemudian merasa lebih rileks dalam menghadapi hidupnya. Ada cerita anak yang kemudian bisa merasa dekat dengan ayah tirinya setelah memiliki seekor kucing.

Memang kucing adalah hewan yang misterius. Di dalam buku ini ada kisah-kisah bagaimana Tuhan seperti menjawab doa hambanya dengan mengirim makhluk lucu menggemaskan ini.

Aku suka sampulnya. Ada kucing hitam putih seperti kucingku, juga ada tiga gambar kucing lainnya berwarna putih, oren, dan hitam. Di cover belakang, ada quote menarik, “Dapatkah kau membayangkan hidup tanpa seekor kucing?”

Kucing bernama Dickens
Ada berbagai cerita yang menarik. Salah satunya Kucing Bernama Dickens, karya Gwen Ellis, yang juga menjadi judul antologi ini. Si kucing Dickens rupanya punya nama lengkap Charles Dickens. Gwen, si pemilik anabul tersebut adalah penulis, jadi ia ingin kucingnya diberi nama penulis terkenal. Ia lalu menemani Gwen yang harus rutin kemo karena mengidap kanker.

Ceritanya sedih, namun kemudian Gwen berhasil melalui sejumlah operasi. Semangatnya yang pudar, kembali pulih berkat Dickens.

Cerita menarik lainnya datang dari Twila Bennett berjudul Clover. Ceritanya singkat, tentang ia yang jatuh cinta dengan kucing dan merasa ‘sembuh’ dari berbagai tekanan yang membuatnya seperti susah bernafas. Ada quote yang kusuka di bab ini, “Kucing itu tidak membutuhkan apa-apa dariku. Akulah yang membutuhkan sesuatu dari dirinya.” Wah manisnya.

Ada lagi kisah unik berjudul Penderita Anoreksia dan Anak Kucing dari Gregory L. Jantz. Bab ini bercerita tentang kucing terapis yang membantu anak usia enam tahun yang menderita anoreksia. Ketika orang tuanya meminta bantuan klinik, ada si kucing yang menemani si anak dan ‘mengobatinya’ dengan caranya sendiri.

Kucing bernama Dickens
Keajaiban-keajaiban Kecil menjadi cerita memikat lainnya yang disampaikan oleh Lonnie Hull DuPont. Dikisahkan sepasang suami istri mengadopsi kucing liar yang kurus. Kucing tersebut disebut mengidap FIP. Si suami awalnya alergi kucing tapi ia kemudian merasa sayang ke si kucing dan mau merawatnya.

Oleh karena keempat kucingku pernah mengalami FIP, aku paham bagaimana susahnya merawat kucing yang sedang kena penyakit tersebut. Dulu tiga kucingku meninggal dan hanya satu yang sehat sampai sekarang karena FIP. Penyakit tersebut benar-benar mematikan. Aku setuju pesan dalam cerita tersebut, “selalu ada keajaiban kecil”.

Dalam bab Hanya Butuh Mocha karya Amy J. Tol, ia bercerita tentang Mocha si kucing lincah dan menggemaskan. Ia mengubah Amy si penyayang anjing juga menjadi pecinta anabul. “Terkadang kucing nakal sekali, tapi ia bisa usir stres,” kata Amy. Aku setuju dengannya.

Sementara bab berjudul Mittens karya Marci Alborghetti tentang Mittens si kucing lincah yang sempat hilang tiga harian. Membaca kisah ini aku ikut merasa tegang dan cemas. Empat kucingku hilang sehingga aku dapat ikut merasai kecemasan si tokoh. Setelah bab ini masih ada belasan kisah kucing lainnya yang juga tak kalah memikat.

Kucing bernama Dickens
Buku ini memiliki banyak kisah yang membuatmu merasa hangat. Ada kisah-kisah yang membuatku trenyuh dan haru, sehingga aku perlu pelukan kucingku usai membaca buku ini.

Oh iya aku meminjam buku ini di Perpus Berjalan. Waktu itu menang giveaway sehingga bisa sewa gratis, hanya bayar ongkir. Terima kasih banyak Perpus Berjalan atas kesempatannya membaca buku Kucing Bernama Dickens. 

Detail Buku
Judul : Kucing Bernama Dickens
Penulis : Callie Smith Grant
Penerbit: Bentara Aksara Cahaya
Tebal Buku: 236 halaman
Tahun Terbit: 2023

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 8, 2024.

Tinggalkan komentar