Kali Ini Naik dari Stasiun LRT Kampung Rambutan

Stasiun LRT Kampung RambutanLagi-lagi aku penasaran naik LRT. Sepertinya aku bakal lebih sering naik angkutan masal ini daripada KRL karena lebih dekat dari rumah. Selain itu juga lumayan sering dapat tempat duduk.

Sebelumnya aku mencoba naik dari Stasiun Ciracas. Kini aku mencoba naik dari Stasiun Kampung Rambutan.

Lokasinya tak jauh dari terminal Kampung Rambutan. Tinggal jalan kaki di seberangnya. Sehingga bagi yang dari luar kota dan turun di terminal bisa pindah ke jalur LRT untuk ke berbagai tempat di Jakarta.

Halamannya lebih sempit jika dibandingkan di Ciracas. Maklum sih daerah sini begitu padat kendaraan. Namun enaknya di sini lebih ramai. Jika pulang malam kayaknya lebih aman turun di sini karena di sekitaran Stasiun Ciracas relatif sepi. 

Stasiun LRT Kampung RambutanTangga ke atasnya buset deh, tinggi banget. Eskalatornya hanya buat turun. Kayaknya ada lift sih, tapi aku belum cari tahu. Siapa tahu juga ada eskalator naik.

Oh iya rute ke Dukuh Atas itu melewati berbagai stasiun LRT. Dari Harjamukti kemudian ke Ciracas, Kampung Rambutan, TMII, Cawang, Ciliwung, Cikoko, Pancoran, Kuningan, Rasuna Said, Setiabudi, dan Dukuh Atas.

Nah kalau ke Dukuh Atas asyiknya nongkrong dulu, jajan, sambil melihat matahari terbenam dengan panorama sungai dan gedung-gedung tinggi Jakarta. Baru deh jalan kaki lanjut sekitaran Sudirman.

Oh iya stasiun transit adalah Cawang. Stasiun transit ini untuk ke Bekasi line, yaitu Halim, Jati Bening Baru, Cikunir 1 dan 2, Bekasi Barat, dan Jati Mulya. Kalau transit atau pindah ke KRL atau TransJakarta, bisa turun di Stasiun Cikoko. 

Stasiun LRT Kampung RambutanTarif LRT sendiri seingatku Rp10 ribu untuk jarak maksimal. Semoga nggak naik ya.

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 23, 2024.

Tinggalkan komentar