Tamu Kucing Liar
Selepas hujan ada dua tamu yang datang. Keduanya adalah kucing kecil dan induknya. Wah si kucing kecil meski masih mungil nampak berani dan percaya diri. Ia langsung menyantap makanan kering dan kemudian bersantai dengan manis.
Si induk rupanya adalah kucing tetanggaku yang ditinggal ke Batam. Ia dititipkan ke tetangga sebelah, tapi mungkin karena sedih ditinggal berpengaruh ke kondisinya. Badannya nampak kurang terurus, pilek, dan matanya nampak sakit. Kasihan juga. Kalau mampir ke rumah, ia kuperbolehkan makan dan minum.
Si kucing kecil punya ekor yang pendek. Lucu. Warna bulunya abu-abu panas atau yang juga disebut telon sembur.
Setelah makan dan bersantai si kecil mencoba masuk ke rumah. Wah si Clara Bella langsung waspada dan menghalangi.
Maaf ya Pus, yang boleh masuk hanya kucing peliharaan. Sudah ada sembilan kucing, aku tak menerima kucing lagi. Kalian main di halaman saja ya. Bisa tidur di kardus di keset. Kusediakan makanan kering dan air minum juga.
Selamat datang kucing tamu.
