Rumah Berantakan, Kucing Meluncurkan Aksi Protesnya

Trip kucingBaru larut malam aku tiba di rumah, aku mendapat kejutan. Cabikan kardus tersebar di lantai. Bak pasir berantakan, pasirnya juga berceceran. Belum sempat aku duduk sejenak, kucing-kucing meminta makan malam. Mereka lapar, kasihan. Pasti mereka meluncurkan aksi protes agar aku lebih perhatian.

Welcome to the circus. Rasanya aku ingin memutar lagu ini sambil membersihkan rumah. Kehadiran kucing memang menyenangkan, walaupun kadang kala aku kewalahan. Di rumah ini merekalah yang berkuasa hahaha. Tapi sudahlah, aku banyak dibantu dan ditemani mereka.

Wajar kucing-kucing lapar, aku kurang banyak menaruh makanan kering buat mereka. Cindil juga tak biasa menyantap makanan kering.

Setelah makanan kuberikan dan aku memasak ikan, mereka pun lega. Waktunya beristirahat. Tapi mereka tak ingin membiarkanku sendirian, mereka masih kangen padaku, mereka ingin dielus-dielus dan disayang hingga ketiduran.

Cindil bercerita

Cindil si kucing senior bercerita kesehariannya


Kucing-kucing pun menemaniku. Cindil bercerita kesehariannya. Sam menumpahkan minumanku. Naura bergabung menjadi trio, bersama Opal dan Cemong. Aku mulai mengantuk.

Entah siapa yang pulas duluan. Ketika ku terbangun kucing-kucing masih menemaniku. Pang lalu datang memintaku segera menyiapkan sarapan. Aku harus segera bergegas, Bisa-bisa mereka protes dan rumah berantakan.

Oh iya petang tadi si Sam masuk kandang karena ketahuan menabok Clara. Clara dengan senang pun menjadi sipirnya hingga Sam meminta maaf. 

Supir Clara

Karena nakal Sam masuk penjara, Clara jadi sipirnya

~ oleh dewipuspasari pada November 20, 2024.

Tinggalkan komentar