Saia

Djenar Maesa Ayu tak ingin meninggalkan Nayla, karakter yang sering muncul di buku-bukunya. Dalam kumpulan cerpen berjudul Saia ini pembaca kembali dipertemukan dengan Nayla. Meski juga ada cerita-cerita unik dari karakter lainnya.

Karakter Nayla muncul cukup banyak dalam kumcer ini. Di antaranya Air, Nol-DreamLand, Qurban Iklan, dan Urbandit. Dalam cerpen kali ini Nayla memiliki berbagai profesi dari SPG hingga artis. Ia juga telah memiliki anak.

Djenar nampaknya ingin bersenang-senang dan bereksplorasi dalam kumcer kali ini. Ada kalanya ia bermain-main dengan banyak karakter seperti dalam Urbandit. Ada lima karakter dengan masing-masing problema yang diceritakan secara berurutan.

Yang menurutku unik adalah gaya penyampaian dalam Nol-DreamLand dengan bunyi jam yang terus-menerus muncul, seperti mengintimidasi Nayla. Selang satu kalimat atau paragraf muncul ketikan panjang tik-tok-tik-tok ini.

Sebenarnya karya-karya Djenar bukan favoritku. Sama seperti buku-buku Djenar lainnya isinya kebanyakan tentang perempuan urban dan urusan hal intim, yang membuatku risih ketika membacanya. Agak sulit bersimpati dengan tokoh-tokoh perempuan ini.

Namun, ada juga tema lainnya yaitu tentang perundungan dan kekerasan terhadap anak. Ceritanya menyedihkan yang disampaikan dengan bagian-bagian yang absurd.

Karena tema bukunya ‘dewasa’ dan liar, maka buku ini menurutku juga diperuntukkan bagi pembaca 21 tahun ke atas.

Dari segi cerita biasa saja, aku hanya kagum dengan cara Djenar menata ceritanya dan bermain-main dengan karakter plus hal-hal lainnya.

Detail Buku:
Judul Buku: Saia
Genre: Kumpulan Cerpen, fiksi
Penulis: Djenar Maesa Ayu
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 139 halaman
Cetakan: Cetakan ketiga, 2017

~ oleh dewipuspasari pada Maret 27, 2025.

Tinggalkan komentar