Kumpulan Cerita Mikro Kucing

Kucing Berkawan Biawak
Apa kamu pernah dengar cerita kucing yang berkawan dengan biawak? Oh aku punya satu cerita. Kucingku Opal dulu sering menemani biawak berjemur pada pagi yang cerah. Pemandangan seekor kucing bersantai dengan biawak akan membuatmu terperangah.

Sebenarnya aku tak menyaksikan sendiri kucingku menikmati momen pagi yang hangat itu dengan biawak. Aku mendapatkan informasi itu dari foto yang dibagikan tetangga. Ooh itu Opal, kucingku. Dan astaga di sampingnya seekor biawak yang hampir sebesar komodo anak-anak. Jika kamu penasaran dengan wujud komodo, kamu bisa melihat purwarupanya dari seekor biawak.

Seekor kucing dan biawak bersantai berdua adalah pemandangan yang langka. Dan kini momen itu sulit terulang karena Opal telah tiada. 

Gosok Gigi Kucing
Kucingku menguap lebar ketika aku terkulai di atas bantal. Ooh nafasnya bau sekali, aroma yang anehnya kadang-kadang malah membuatku kangen akan dirinya.

Tentang aroma nafas kucing ini aku jadi ingat kawanku saat kuliah. Ia suka menggosoki gigi kucing-kucingnya.

Aku tak paham cara ia melakukannya. Pasti tak mudah. Wong memandikan kucing saja ibarat masuk ke medan perang. Badan harus siap dengan cakaran. Bagaimana dengan menggosok gigi kucing ya?

Namun ketika kucingku Cindil pernah sakit gigi dan kata dokter ada gigi yang harus dicabut, aku jadi paham alasan kawanku bekerja keras menggosok gigi kucing-kucingnya. Oh andai kucingku mau berkompromi untuk membersihkan tubuhnya. 

Cemong Bergulat
Cemong menggulat Krim yang usianya hanya separuhnya. Pertandingan ini tak pantas karena Krim hanya mengandalkan satu matanya yang berkabut. Krim hanya punya satu mata karena mata satunya yang rusak dicabut dengan operasi. 

Cemong menghindar ketika hendak kujewer. Ia berontak ketika akan kugendong.

Si kucing hitam putih ini begitu bernafsu ingin mengalahkan Krim yang sebenarnya juga bakal kalah tanpa bertanding. Ah dasar Cemong beraninya ke kucing yang lebih lemah. 

Pang Poko dan Kelinci
Pang Poko mengundang trauma para kelinci. Ia pernah menyantroni kandang kelinci. Lagaknya seperti penguntit. Tatapan mata kucing ini begitu mengintimidasi

Melihat keantusiasannya akan kelinci, aku bertanya-tanya apakah Pang punya darah rubah atau serigala? Matanya sih agak sipit kayak rubah dan serigala.

Satu lagi yang membuatku curiga, ia suka sekali menyelinap tidur di atas rak dalam kulkas. Karena hobinya yang suka tidur di kulkas aku menyebutnya Pang Poko Siberia

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 6, 2025.

Tinggalkan komentar