Kepik dan Serangga Cantik

Kepik

Bepergian ke luar kota dua hari berturut-turut membuatku kelelahan. Menyenangkan sih, sayangnya tubuh mulai berontak. Kucing-kucing juga berdemo di tengah jalan depan rumah karena menunggu kelamaan. Namun, aku toh bawa oleh-oleh buat kucing, juga cerita banyak.

Salah satu ceritaku telah kutulis semalam. Sayangnya tulisannya masih harus ditinjau oleh redaksi, jadi tidak bisa langsung tayang.

Karena aku sungguh mengantuk, aku ingin cerita singkat saja malam ini ya. Aku kemarin berkenalan dengan banyak serangga dan fauna lainnya yang kiranya bisa ada di sekitar kita. Kemarin sih aku lihatnya di sekitaran hutan yang tak jauh dari Sungai Ciapus kota hujan.

Ada lady bug alias kepik yang memiliki tubuh mungil dan corak permukaan tubuh yang menarik. Oleh karena kemarin aku berfokus dengan biodiversitas, aku bisa melihat lebih dekat para biota di habitatnya ini.

Kepik jenis tertentu bisa membunuh serangga hama meskipun tubuhnya nampak mungil. Bisa disebut si mungil cantik dengan gigitan maut.

Selain kepik, juga ada beragam capung dan kumbang dengan warna dan bentuk yang beragam. Aku takjub ketika melihat dari dekat capung sambar jingga dan capung jala merah. Wah bentuk dan warnanya menarik.

Ini seolah membuktikan betapa kreatifnya Sang Pencipta. Warna, bentuk, dan fungsi serangga meski sama-sama capung bisa dibedakan dengan begitu detailnya.

Oleh karena mengantuk, aku tak bisa lanjut bercerita. Kuunggah dan selamat beristirahat.

~ oleh dewipuspasari pada Januari 25, 2026.

Tinggalkan komentar