Gambaran Obsesi Berlebih di ‘Violence’ Blink 182

violence-klip

Rasanya saya sudah beberapa kali memuji album Blink 182 bertajuk Blink 182 yang dirilis tahun 2003. Bagi saya album tersebut masih album terbaik band punk pop rock ini dan masih asyik diperdengarkan hingga saat ini.Lagu yang dulu aneh di kuping tapi kemudian saya sukai karena lumayan unik bertajuk Violence.

Lagu ini jika diperdengarkan kali pertama rasanya aneh, tidak menyambung antar tiap bagiannya dan kurang jelas makna lagunya. Baru setelah diperdengarkan beberapa kali malah kesannya ‘nagih’. Asyik. Intro lagunya unik seperti detak jantung. bagian tengah lagu juga bagus. Lagu ini asyik untuk lari pagi atau sekedar jingkrak-jingkrak di atas tempat tidur:) Dinamika musiknya begitu terasa.

Ada berbagai bagian dari lagu ini dimana Tom Delonge tidak seperti bernyanyi di bait pertamanya, melainkan membacakan daftar keluhannya. Ya, ia seperti berkeluh kesan tentang sesuatu, baru kemudian ia baru menyanyi bersama Mark Hoppus dengan kata violence yang berulang. Kira-kira apa maknanya ya? Like violence you have me forever and after. Like violence you kill me, forever and after.

violence

Kalau saya mengintepretasikan violence yang dimaksud di sini bukan bermakna kekerasan secara harfiah, tapi sesuatu yang menyesakkan hati dan pikiran karena sudah terobsesi dengan seseorang hingga seumur hidup. Ia tahu seseorang tersebut banyak disukai dan sering menyakiti perasaan orang lain, tapi kenyataan tersebut tak membuatnya mundur untuk terus memujanya. Alhasil ia merasa tersiksa seumur hidup, kecuali ia berhasi melepaskan diri dari obsesinya.

Berikut lirik lengkap lagu Violence
Six bottles went down the drain
One hours waste of time
I’d ask if you feel the same

Still pushing that chance to try
Your breath in this cool room chill
Long hair that blows side to side
You speak and make time stand still
And each time walk right on by?

Like violence you have me, forever, and after
Like violence you kill me, forever, and after

Can’t count all the eyes that stare
Can’t count all the things they see
She kills with no life to spare
Just victims left to bleed
One drink and the pain goes down
Soft shadows lay by her feet
Lay soft as you slowly drown
Lay still while you fall asleep
(Fall asleep)

Like violence you have me, forever, and after
Like violence you kill me, forever and after
(And after, and after, and after)

Like violence you have me, forever, and after
Like violence you kill me,
Like violence you have me, forever, and after
Like violence you kill me

gambar bawah dari sini

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada September 28, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: