Sudut-sudut Cantik Taman Ismail Marzuki

Semenjak Taman Ismail Marzuki (TIM) selesai direvitalisasi dan perpustakaannya kembali dibuka, kompleks seni budaya ini rasanya selalu ramai tiap harinya. Apalagi saat akhir pekan. Aku juga suka ke sini untuk mengikuti acara seni atau menonton film festival, meski kadang pusing melihat keramaian.
Meski bagian perpustakaan dan kantin ramai, rupanya ada juga sudut-sudut TIM yang relatif lengang. Area dekat Graha Bakti Budaya dan Teater Kecil sepi jika sedang tidak ada pentas, demikian pula dengan rerumputan di dekat masjid yang ada di belakang.
Bagian favoritku adalah pendopo apung, di mana ada semacam pendopo di sebelah kolam. Lokasinya dekat eskalator menuju Planetarium dan ruang Teater Wahyu Sihombing.

Jika ada acara dan dapat makan siang, aku suka bersantap di sini. Kadang aku juga menghabiskan waktu istirahat dengan membaca di area ini.
Para kucing suka mengamen saat seseorang makan di sini. Ada yang sopan, anteng menunggu manusia memberinya makan. Tapi ada juga para hewan berkumis ini yang kelaparan, sehingga lebih agresif dan inginnya merebut makanan.
Jika mereka merebut makananmu, mohon dimaklumi ya. Biasanya perebutnya kucing betina yang hamil atau yang sedang menyusui anaknya. Tapi ya ada juga sih yang jantan dan nakal.

Aku suka membagi makanan dengan mereka. Setelah memberi mereka makanan, kubersihkan sisa makanan kucing biar tidak merepotkan petugas kebersihan.
Ada banyak kucing di TIM. Karena banyak yang makan siang di kantin dan di kawasan ini, maka para kucing suka duduk-duduk di sekitaran ini. Ada juga sih yang bersantai di belakang, tak jauh dari masjid. Kucing area belakang ini entah bagaimana rata-rata gemukan daripada yang di depan dan di area tengah.
Sudut cantik TIM bagiku selain kawasan kolam adalah kawasan pepohonan dan plaza di mana pengunjung bisa melihat sosok Raden Saleh. Kata kawanku, dulu ada saja pengunjung yang piknik di bawah pohon. Tapi entah apakah kini dilarang, ia tak pernah melihat lagi pengunjung yang duduk-duduk di sana.

Omong-omong kolam juga ada lho di masjid. Tapi karena masjid ramai dan tempat lalu lalangnya sempit, aku suka was-was nyebur ke kolam. Duh pasti malu dan bingung apabila tercebur di kolam.
Oh iya aku juga ingin sekali ke Planetarium. Sayangnya kuotanya cepat habis. Rata-rata yang datang rombongan anak TK dan anak sekolah.
Kalau kalian biasanya nongkrong di mana apabila ke TIM?

