Tempe Penyet

Tempe digoreng lalu dipenyet dengan sambal merah. Menu yang sederhana. Tapi ketika disantap dengan nasi hangat. Wow rasanya tak kalah juara

Aku mengenal menu ini awalnya dari ayahku. Ketika ibuku ada acara di RT, ia membuatkan kami makan malam.

Ia tak pandai memasak. Lalu iapun membuat sambal dan menggoreng tahu. Tahu tersebut kemudian diuleg kasar bersama sambal. Kami penasaran dengan rasanya. Eh ternyata enak. Hari berikutnya ayah mencoba bereksperimen dengan tempe dan ternyata lebih sedap.

Kupikir itu makanan sederhana bagi mereka yang tak punya waktu banyak memasak dan hanya punya tempe plus sambal. Aku tertawa ketika menu ini ada di berbagai warung makan saat aku kuliah di ITS. Dan menu serta harganya cocok bagi mahasiswa.

Dulu ada warung makan yang jadi salah satu favorit kami. Menunya penyetan. Ada ayam penyet, ikan penyet hingga yang termurah tempe penyet. Favoritku itu ikan pe alias ikan pari asap dengan sambal dan lalapan. Hemmm sedap. Harganya juga murah meriah. Seporsinya dengan nasi itu hajya sekitar Rp.1.200,- . Murah kan? Kalau jaman sekarang itu sekitar Rp  6 ribu. Tetap murah karena lezat dan kenyang.

Tempe penyet yang paling murah. Jika uang bulananku menipis dan aku lagi malas memasak aku pun membelinya. Harganya Rp 700 atau sekitar Rp 2500-3000. Hihihi pas banget dengan kantong mahasiswi pas pasan kayak aku.

Nah waktu ke Baluran kapan waktu itu, aku juga memesan tempe penyet. Nasi disajikan dengan tempe bertopping sambal merah. Teman-temannya juga ikut menemani. Ada ikan asin dan potongan terong bakar. Wuiiih rasanya nikmat banget. Aku menyantapnya dengan lahap dan tuntas. Sambal merah dan kawan-kawannya itu menciptakan keselarasan dan menghadirkan pengalaman bersantap yang memuaskan.

Aku menyantapnya di kantin sederhana di Savana Bekol. Di sekitar kantin ini ada banyak monyet. Untunglah monyetnya tahu diri dan tak ikut masuk. Kan gawat kalau aku berebut tempe penyet dengan monyet hehehe.

Harga dua piring tempe penyet, dua pisang goreng dan dua kopi adalah Rp 39 ribu. Kenyang dan sedap.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Juli 12, 2018.

2 Tanggapan to “Tempe Penyet”

  1. Kenangan semasa kuliah. Ada telur dadar bakar juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: