Kucing Pun Ikut Sahur

Nero
Setiap kali aku bangun untuk sahur, ada yang langsung ikut menemani untuk juga ikut sahur. Sayangnya mereka tak berpuasa, hanya ingin ikut makan saja. Lumayan nambah jatah makan. Mereka adalah Pang, Pong, Samsudin, Cindil dan teman-temannya.

Inilah risiko punya banyak kucing. Mumet juga urus jatah makanan mereka. Ada kalanya satu kucing kebanyakan makan, lainnya kekurangan makanan. Meski aku berupaya untuk adil, ada beberapa kucing yang rakusnya bukan main, suka serobot saja.

Kucing rakus itu adalah duo Nero dan Meme.
Mungkin karena memang masih lapar maka mereka pun menambah jatah makanan lewat sahur. Saat aku sahur mereka berisik minta makanan.

Jika ada sih aku santai+santai saja. Kubuka satu kaleng untuk delapan kucing dan enam bayi kucing. Setiap hari jatah mereka 5-6 kaleng makanan basah dan beberapa kali refill makanan kering. Jika ada ikan dan ayam juga kuberikan sebagian buat mereka.

Mereka pun ikut sahur. Aku menemani mereka hingga adzan Subuh. Tapi sekitar jam 8-9 mereka sudah minta sarapan. Jam 12-13 mereka juga minta makan siang.

Dulu ketika aku bekerja mereka makan dua kali sehari. Saat WFH mereka bisa makan hingga empat kali.

Nah ketika adzan Maghrib berkumandang, mereka lagi-lagi minta makan. Padahal nggak puasa, makannya banyak. Kuhitung-hitung jadi lima kali mereka makan selama Ramadan. Hahaha asalkan sehat rasanya tak masalah.

~ oleh dewipuspasari pada April 25, 2022.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: