Kucing Lahiran
Sejak petang si Cindhil nampak bingung mencari tempat. Perutnya sudah begitu besar. Aku was-was sepertinya ia akan lahiran malam ini.
Rupanya benar. Ia berupaya masuk lemari pakaian. Setelah kusediakan kardus, ia mulai bersiap melahirkan. Tapi hingga pukul 22.00 WIB, ia baru melahirkan bayi kucing berwarna oren. Wah apakah ayah bayi kucingnya si Nero Manis? Ia datang memeriksanya dan nampak kuatir.
Cindhil nampak kelelahan. Mulutnya kadang-kadang menganga. Aku pun sesekali mengelus-elusnya menenangkannya. Perutnya masih besar, kemungkinan masih ada 1-2 bayi lagi.
Sambil nonton Secret Invasion episode kedua, aku terus mengawasi Cindhil. Ia nampak menjilat-jilat bayinya dan menyusuinya. Mudah-mudahan bayinya tumbuh hingga besar dan sehat. Rencananya setelah ini si Cindhil akan kusteril, kasihan jika ia terus melahirkan.
Selamat atas kelahiran bayinya, Cindhil. Wah muncul bayi kedua. Kali ini hitam putih.

