Kedai Makanan Langganan

KulinerTempat makan tersebut jauh dari kesan estetik. Tempat makannya sederhana dan terkesan jadul, dengan bangku sederhana dan teve tabung. Namun rasa masakannya memang juara. Bumbunya tidak pelit dan sepertinya setiap masakan dimasak dengan penuh sukacita. Ketika warung makan tersebut tutup dan pindah, kami kebingungan mencarinya.

Ada perasaan kehilangan ketika tempat makan tersebut tutup dan pindah entah kemana. Biasanya dalam sebulan kami pasti ke sana. Kami makan banyak, setiap orang bisa dua jenis lauk. Ya, itu adalah hari yang menyenangkan yang kami rayakan dengan makan enak.

Ketika tempat makan sederhana itu lenyap maka kebiasaan tersebut pun ikut lenyap. Memang ada pengggantinya, soto mie yang enak dan lebih murah. Tapi tetap tempat makan tersebut tak tergantikan, interaksi kami dengan penjualnya, juga dengan cara kami menikmati tontonan yang ada kalanya hanya memutar sinetron atau pertandingan bola. Ini adalah sebuah dunia berbeda yang sekaligus menarik.

Sudah berbulan-bulan kami berupaya melupakannya hingga suatu ketika aku tergelitik untuk mencari nama kedai makanan tersebut. Namanya unik karena kata keduanya menggunakan bahasa Inggris dengan ejaan yang khas Indonesia. Eh aku menemukan nomor teleponnya dan kuhubungi.

Tahukah kalian, ada kalanya kenangan dan persaudaraan dihubungkan oleh makanan yang enak. Aku berhasil menemukan lokasi mereka pindah dan rasanya lega dan begitu senang, seperti bertemu kawan lama yang kita rindukan.

Tempat makannya masih sederhana. Bahkan lebih kecil dibandingkan sebelumnya. Tapi makanan mereka tetap banyak peminatnya, terbukti saat aku ke sana sudah banyak lauk yang tak bersisa. Kami saling bercerita. Si ibu penjual nampak terharu ketika aku bercerita aku kehilangan mereka dan kebingungan mencari tempat makan mereka yang baru.

Si ibu bercerita sedang membangun tempat makan yang lebih bagus dan permanen sehingga mereka tak pusing jika sewa habis atau tarif sewa naik. Aku ikut senang melihat semangat mereka dan mendoakan yang terbaik.

Makanan itu ajaib. Lewat makanan kita bisa berbagi kenangan dan dipererat seperti saudara.

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 5, 2023.

Tinggalkan komentar