Godland, Visual yang Indah Kontras dengan Suasana Filmnya

GodlandPulau terpencil di Islandia itu begitu indah dan masih nampak liar. Tapi pulau itu sulit ditaklukkan oleh manusia, apalagi bagi seorang pendeta yang terbiasa hidup di perkotaan. Kisah perjalanan seorang pendeta untuk menjalani tugas menjadi pemimpin agama di sebuah pulau terpencil di Islandia tersaji dalam film Godland (Volaða land) yang tayang di KlikFilm sebagai bagian program Jakarta World Cinema Week yang berlangsung 11-18 November 2023.

Adalah Lucas (Elliott Crossed Hove) yang merasa tertantang ketika mendapat misi menjadi pendeta di pulau terpencil. Mentornya terus mengingatkan agar selalu ingat kepada Tuhan dan misinya. Ia juga mengingatkan agar Lucas bisa berbaur dengan masyarakat dan bisa segera menyesuaikan diri dengan alam pulau tersebut yang keras. Perjalanan demikian panjang dan melelahkan. Sebuah tragedi terjadi. Lucas kemudian hanya ingin pulang dan mulai kehilangan dirinya.

Cerita Pahit di Tengah Alam yang Cantik
Film yang naskahnya ditulis dan disutradarai oleh Hlynur Pálmason ini terinspirasi dari sebuah kotak yang ditemukan berisi foto-foto yang diambil seorang pendeta. Latar cerita dalam film ini adalah akhir abad ke-19.

Godland

Bentang alam pulau yang cantik tersaji dalam film, dari sungai, lembah yang hijau,  dan tempat-tempat bersalju. Pengambilan gambar-gambar ini disajikan dengan variatif sehingga penonton tidak merasa bosan.

Keindahan gambar ini terasa kontradiksi dengan tema dan nuansa yang dihadirkan sepanjang film, kesuraman. Suasana hati Lucas, Ragnar (Ingvar Eggert Sigurõsson) si pemandu jalan, dan para anggota rombongan sudah kelabu sejak awal perjalanan mereka. Apalagi sikap Lucas agak kurang bersahabat sejak awal, sementara Ragnar terang-terangan kurang menyukai Lucas.

Hingga mendekati konflik, pemandangan yang dihadirkan semakin menawan. Sesuatu yang makin kontras dengan situasi di mana konflik makin runcing.

Godland

Di film ini dinamika perubahan suasana hati dan sikap Lucas nampak terlihat. Ia makin kehilangan dirinya dan seperti mengalami delusi, yang ditampilkan lewat gambar-gambar samar oleh Pálmason, yang mengaburkan antara hal tersebut nyata atau hanya khayalan.

Dari sisi akting, Elliott Crossed Hove menunjukkan transformasi sikap dan penampilan yang mumpuni sebelum dan setelah Ia melakukan perjalanan. Demikian juga dengan Ingvar Eggert Sigurõsson yang menjadi lawannya.

Godland

Musik yang merdu khas Nordik, menjadi latar yang seolah-olah selaras ketika menunjukkan bentang alam pulau yang indah, lagi-lagi kontras dengan suasana yang dihadirkan. Suara angin dan tempat yang kosong seperti mempertebal kehampaan dan rasa kesepian yang mulai menimpa Lucas.

Dengan durasi yang lumayan panjang, 2 jam 22 menit penonton harus bersabar karena tempo film ini lambat. Nikmatilah keindahan gambar-gambarnya, sebelum kalian kemudian merasa sisi kelamnya. Skor: 7.5

Sumber gambar: IMDb, Movie Nation, The Criterion Channel, dan Janus Film

 

~ oleh dewipuspasari pada November 17, 2023.

Tinggalkan komentar