Pang Merundung

Pang merundungSetelah sempat hilang sepekan dan kembali pulang, Pang jadi semakin nakal. Ia makin mudah marah. Sepertinya kehidupannya saat ia hilang, tidaklah mudah. Tapi malangnya yang jadi korban adalah Nero Manis alias Ipik-ipik, Pang kerap merundungnya.

Pang ada kalanya mengendap-endap, mendekati Ipik yang lagi bersantai. Setelah dekat dengan posisinya, ia akan menelengkan kepalanya, siap untuk merundungnya.

Ketika mendengar geraman Pang, aku langsung sigap mencari posisinya. Biasanya Pang yang kutenangkan dan kugendong. Kuelus-elus ia agar ia kembali tenang.

Pernah suatu ketika aku menyelamatkan Ipik. Pang begitu marah dan hendak menyerang Ipik. Tanganku pun kena cakarannya. Sejak itu aku memilih menenangkan Pang dengan mengelus-elus atau memberi makanan kesukaannya.

Ketika aku konsultasi ke dokter, ada beberapa kemungkinan Pang seperti itu. Bisa jadi sisa marahnya karena ia kesakitan saat terapi suntik FIP dua minggu berturut-turut. Ada beberapa kucing penderita yang juga jadi gampang marah karena dulunya kesakitan.

Penyebab kedua, bisa jadi Pang kesulitan saat ia sempat hilang. Mungkin ia susah mendapat makanan dan kesulitan menemukan kembali rumah kami.

Kasihan Ipik sering jadi korban perundungan. Tapi aku juga kasihan kepada Pang mengingat hidupnya yang juga tak mudah. Aku sayang keduanya.

~ oleh dewipuspasari pada Desember 13, 2024.

Tinggalkan komentar