Kucing Pantai

Kucing pantaiSeekor kucing kurus dan kumal menyapaku saat ku berlibur di pantai Lampung. Aku langsung membalas sapaannya dan mengelus bulunya yang lusuh.

Ia kucing remaja yang ceria. Setiap hari ia menjelajahi pantai dan menyapa pengunjungnya. Ada kalanya ia mendapat elusan dan makanan, namun ada juga pengunjung yang tak ramah padanya.

Baginya, aku hanya sebuah terminal kehidupan yang muncul sesaat. Aku adalah tempat ia bercerita dan menuangkan kegelisahannya, meski ku tak memahami semua gerak-gerik dan meongannya.

Ketika ku kemudian akan berlalu, aku tak yakin bisa berjumpa dengan si kucing. Kudoakan ia mendapat seseorang yang menyayangi karena setiap kucing berhak untuk hidup aman, bahagia, dan bulu yang bersih.

~ oleh dewipuspasari pada Desember 15, 2024.

Tinggalkan komentar