Linkin Park dan Hybrid Theory (II-Tamat)

•Agustus 12, 2017 • Tinggalkan sebuah Komentar

Masih ada delapan lagu lagi dalam Hybrid Theory yang belum kubahas. Dari delapan lagu ini, satu di antaranya begitu hits yakni One Step Closer, satu lainnya unik karena merupakan proyek instrumentalia Mr Hahn, dan beberapa di antaranya merupakan lagu yang underrated, lagu yang bagus tapi kurang populer. Yuk kita bahas satu-persatu. Lanjutkan membaca ‘Linkin Park dan Hybrid Theory (II-Tamat)’

Linkin Park dan Hybrid Theory (I)

•Agustus 11, 2017 • 14 Komentar

Saat berita kematian Chester Bennington, vokalis Linkin Park menyeruak, ada beberapa kawan bertanya mengapa tidak menulis tentangnya. Seorang kawan yang menjadi partnerku menonton konser kemudian juga kembali berkomunikasi denganku, berbagi rasa kehilangan denganku Lanjutkan membaca ‘Linkin Park dan Hybrid Theory (I)’

Linkin Park, Xero dan Mark Wakefield

•Agustus 10, 2017 • Tinggalkan sebuah Komentar

Linkin Park mulai populer lewat tembang Crawling. Sejak itu popularitas Linkin Park seolah tak terbendung dan penggemarnya semakin bejibun. Para penggemar sendiri, termasuk saya, sebagian besar mengira Chester Bennington dan Mike Shinoda adalah duo vokalis Linkin Park sejak awal berdiri. Tapi ternyata ada vokalis lain yang tidak populer. Ia bernama Mark Wakefield. Lanjutkan membaca ‘Linkin Park, Xero dan Mark Wakefield’

Slipknot vs Linkin Park: Preview

•Agustus 9, 2017 • 2 Komentar

Jika disuruh memilih antara Slipknot dan Linkin Park, Kalian pilih mana? Kalau aku, untuk lagu yang kusuka lebih banyak Linkin Park. Tapi untuk sebuah band komplet, dari lagu, branding dan lain-lain, aku lebih suka Slipknot hehehe. Slipknot menurutku lebih cadas dan tidak membosankan.  Bahkan jika dibandingkan dengan Limpbizkit dan Korn, aku masih lebih suka bang Corey Taylor cs. Lanjutkan membaca ‘Slipknot vs Linkin Park: Preview’

Surabaya dari Jendela Kereta

•Agustus 8, 2017 • 5 Komentar

Tumben berkereta untuk balik ke Jakarta? Akhir-akhir ini aku memang semakin jarang berkereta, kelamaan di perjalanan, alasanku. Tapi entah kenapa kemudian kereta kupilih sebagai sarana perjalananku kembali ke Jakarta. Selama perjalananku berkereta aku pun melihat Surabaya dalam selintas. Lanjutkan membaca ‘Surabaya dari Jendela Kereta’