Menyisihkan Ribuan Peserta, Inilah Para Juara OSN Pertamina 2015

juara proyek sains OSN Pertamina

Saat tiba di lokasi puncak acara Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina 2015, saya sudah langsung melihat dan mendengar kemeriahan acara puncak penyelenggaraan OSN tahun ini. Para peserta nampak antusias sekaligus deg-degan penuh rasa penasaran menebak-nebak siapakah di antara mereka yang mendapat predikat bergengsi ini sekaligus mendapatkan beasiswa jutaan rupiah dari Pertamina.

Setelah melalui rangkaian seleksi yang panjang akhirnya terpilih para pemenang OSN Pertamina 2015. Para juara kategori teori ini berhasil menyisihkan 26 ribu peserta dari berbagai perguruan tinggi sedangkan untuk para juara kategori proyek sains adalah yang terbaik dari 300 tim se-ASEAN.

lokasi acara

Acara yang dihelat di Gedung Integrated Faculty Club Universitas Indonesia Kamis (26/11) ini merupakan puncak dari penyelenggaraan OSN Pertamina. Para pemenang telah melalui rangkaian seleksi di tingkat provinsi serta berjuang di babak semifinal dan final.

tari topeg

Untuk pemenang kategori teori ada juara 1-3 dan juara harapan 1 untuk tiap bidang kelimuan, yakni matematika, fisika, kimia, dan biologi. Sedangkan pada kategori proyek sains ada juara 1-3 dan empat honorable mention.

Pada acara penganugerahan pemenang ini Pertamina juga menyerahkan tiga LCD proyektor dan dua laptop untuk seluruh PIC perguruan tinggi mitra kegiatan ini. Khusus bagi tiga PIC terbaik yang mewakili wilayah Indonesia barat, tengah, dan timur, yang diterima oleh Unsri, ITS, dan Universitas Mataram, Pertamina menambahkan masing-masing tiga LCD proyektor.

pic terbaik

Setelah dihibur dengan beberapa tarian dan yel-yel untuk menambah semangat, Ronal Surapradja sebagai pembawa acara meminta para alumni juara OSN untuk membacakan satu-persatu para pemenang.

pemenang proyek sains

Juara kategori proyek sains untuk juara 1-3 diraih oleh Univesitas Surabaya (Ketua Tim Yoanes Maria), Universitas Brawijaya (Ahmad Dianal), dan UI (Rana Bouzida). Sedangkan untuk honorable mention diraih oleh ITB (Rahimatul Yusra), Unibraw (Nada Marwada), Unsri (Wulandhari), Universitas Teknologi Sumbawa (Fahmi Dwilaksono), dan UI (Respati Kevin).

stan poster

Saat berkeliling stan saya melihat berbagai proyek sains yang menarik, yang umumnya penelitian di bidang sumber energi alternatif. Seperti proyek sains B-Hyding dari Unibraw yang berhasil mendapatkan juara kedua. Ketiga mahasiswa ini membuat desain dari hybrid breakwater dan piezoelectric dimana nantinya gelombang laut yang menghantam breakwater building (bangunan untuk melindungi pesisir dari erosi) akan diubah menjadi listrik. Dengan B-Hyding ini diharapkan dapat mengoptimalkan sumber energi alternatif dari gelombang laut.

juara 1 ubaya

Ubaya yang meraih predikat juara tertinggi di kategori proyek sains juga menawarkan sumber energi listrik alternatif yang menggunakan bahan alga, yakni Yellow Green Microalgae Nannochloropsis oculata. Tim Ubaya berkata hadiah Rp 50 juta kiranya akan digunakan untuk melanjutkan penelitian ini karena mereka optimis akan dapat diterapkannya sumber energi alternatif ini.

Penelitian lainnya yang dipamerkan juga mengupas tentang sumber energi alternatif seperti dari industri limbah Macroalgae, limbah minyak kelapa untuk bioetanol seperti jelantah, dan energi dari lalu lalang pejalan kaki stasiun yang sibuk seperti stasiun Bogor.

biofuel

Para pemenang kategori teori telah menempuh ujian seperti essay tertulis, presentasi, dan lain-lain. Untuk prestasi tersebut mereka mendapatkan hadiah sebesar Rp 1, 4, 6 dan 8 juta untuk juara harapan hingga juara satu. Juara satu hingga harapan I di bidang biologi diraih oleh Yudisthira Oktaviandie (UI), Pandit Bagus Tri Saputra (Unair), Adzhar Arsyad (Universitas Negeri Makassar), dan Natasha Amanda (Ubaya).

juara biologi dan kimia

Di bidang fisika, ada Jason Kristiano (UI), Windu Sara I Wayan (Universitas Pendidikan Ganesha), Julius (ITB), dan Laurentius Pranata (Undip). Dari bidang kimia para juaranya Ivone Marselina (UGM), M. Iqbal Syauqi (UI), Zulfa Hilmi Kautsar (ITB), dan Alfino Rahel (ITB). Sedangkan di bidang matematika ada Jefferson Caesario (Unair), Riky Kurniawan (UGM), Alvian Yayang Hilman (Unsri), dan Reza Wahyu Kumara (ITB). Penghargaan buat para pemenang diserahkan oleh perwakilan dari Kemristekdikti, UI, dan Pertamina.

juara mat dan fisika

Acara OSN tahun ini sudah merupakan tahun kedelapan. Setiap tahunnya para peserta makin membludak bahkan untuk kategori proyek sains sudah merambah ke tingkat regional ASEAN. Nah, bagi Kalian atau adik-adik Kalian yang tertarik untuk mengikuti acara bergengsi ini tahun mendatang, jangan sampai terlewat ya.

Tulisan ini juga saya publikasikan di Kompasiana.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada November 27, 2015.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: