Bisnis Air Kemasan Itu Sangat Menjanjikan

ion

Masyarakat modern saat ini maunya praktis, termasuk dalam hal memenuhi kebutuhan air minum. Sudah jarang yang menyiapkan air minum dan membawa botol air minum sendiri. Kebutuhan ini ditangkap oleh produsen air minum kemasan dengan menyediakan berbagai jenis minuman kemasan. Dan bisnis ini rupanya sangat menjanjikan dengan nilai omzet triliunan.

Siapa sih yang tidak perlu air minum? Siapapun memerlukan air minum karena air merupakan kebutuhan vital manusia. Jika sumur warga mengering atau air PAM mati, warga sampai rela membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sama halnya dengan air minum. Bukan hanya air mineral yang diburu. Dengan alasan praktis dan keragaman rasa yang ditawarkan, maka konsumsi minuman kemasan seperti minuman soda, teh dan kopi kemasan, jus dan susu serta aneka minuman lainnya pun laris-manis.

Menurut Aristo Kristandyo, Group Head of Marketing Beverages PT Sayap Mas Utama dalam Forum Ngobras di Penang Bistro, Kebun Sirih (29/3), pertumbuhan bisnis minuman siap saji atau ready to drink (RTD) di Indonesia terus meningkat secara signifikan. Rata-rata pertumbuhannya15 persen. Ready to drink ini dibagi atas air mineral, teh siap saji, air karbonasi, dan minuman lainnya.

Pertumbuhan paling tinggi yakni air mineral, diikuti teh siap saji, dan minuman lain (others). RTD water atau air mineral kemasan pertumbuhan kebutuhannya meningkat dari 14.735 juta liter pada tahun 2010 menjadi 24.822 juta liter pada tahun 2015. Begitu juga dengan teh kemasan dimana pada tahun 2010 masih 1.554 juta liter menjadi 2.531 juta liter. Hal ini juga terjadi pada dua kategori air siap saji lainnya, yakni minuman karbonasi dan minuman lainnya. Pada minuman lainnya kebutuhan tahun 2015 mencapai 942 juta liter.

rtd other 942

 

Bagaimana dengan pangsa minuman isotonik? Rupanya dengan gencarnya iklan, tren berolah raga sebagai gaya hidup, dan juga kebutuhan masyarakat akan manfaat tujuh ion dalam minuman isotonik membuat jenis minuman ini makin digemari. Minuman isotonik ini masuk dalam kategori minuman lainnya. Dan pada minuman lainnya ini, minuman isotonik menempati 29 persen atau setara dengan 268 juta liter pada tahun 2015.

rtd other2

Jika biasanya minuman kemasan banyak dibeli di pertokoan modern, minuman isotonik merata, baik di pertokoan modern maupun pasar tradisional. Di pasar tradisional, pertumbuhannya berkisar 6,2 persen pada tahun 2015. “Dengan banyaknya pilihan di pasaran, konsumen harus pandai-pandai memilih minuman yang bermanfaat, yang memiliki 7 ion bagi tubuh kita per hari sebagai pelengkap gizi seimbang,” katanya.

Tentang apa itu minuman isotonik dan manfaat ketujuh ion dalam tubuh telah teruraikan dalam artikel sebelumnya (baca di sini). Intinya minuman isotonik berbeda dengan minuman energy drink dari komposisi. Minuman isotonik tidak mengandung kafein dan karbohidrat, tapi umumnya mengandung air, gula, dan elektrolit sehingga cocok bagi mereka yang padat beraktivitas fisik atau berolah raga.

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada April 5, 2016.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: