Kusam

unnamed

Kulihat pantulan wajahku di cermin. Kusam. Kupandang lebih cermat benarkah wajahku yang kusam atau si cermin yang jarang kulap dengan cairan pembersih.

Sosok di cermin itu benar-benar kusam. Wajahnya nampak lelah dan matanya tak lagi bersinar. Benarkah itu aku? Aku mengerjap-ngerjapkan mata tak percaya.

Aku selalu bersama kawan. Pergi ke sana kemari. Sepulang kerja pun kuhabiskan dengan singgah ke hiburan malam. Aku tak kurang apapun dan aku bahagia.

Tapi kenapa pantulan wajahku di cermin seperti itu? Ah mungkin cermin itu yang iri padaku sehingga memantulkan sesuatu yang tak kuinginkan. Ataukah cermin itu sebenarnya tahu perasaan yang kusembunyikan?

Gambar dari sini

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 24, 2016.

Tinggalkan komentar