Tersesat

Aku tersesat di tempat berkabut
Aku masuk dan terus menembus kabut
Aku mengalami kerusakan besar dalam pikiran dan hatiku
Namun aku malah merasa terhibur

Aku bahagia dan aku tertawa
untuk ilusi yang kubuat
Aku senang dan sering tertawa
mungkin aku sudah gila

Siapapun tidak bisa mendeteksi lubang dalam diriku
Aku memberi kabut dan jarak
Kabut juga membuat ku selalu berpikir kelabu
tapi aku bahagia

Aku tersesat dan linglung
Aku tidak tahu dimana dan siapa pembimbingku
mereka dongeng dan hanya ilusi
bagaimana mereka dapat benar-benar membantuku

Mungkin itu bukan tempat yang hilang
bukan tempat yang gelap, juga bukan neraka
Itu adalah surga
untuk diriku si pecundang

gambar dari pixabay

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 8, 2017.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: