Cerita-cerita Tentang Lift

Aku lupa kapan kali pertama mencobai lift. Sepertinya ketika baru pertama mengunjungi Plaza Tunjungan di Surabaya atau malah ketika berkuliah di ITS. Pengalaman naik lift tiap orang itu biasanya ada yang lucu tapi juga ada yang bikin trauma. Kisah-kisah unik menggunakan lift ini ada dalam kumpulan cerita pendek bertajuk Facelift: Kisah-kisah Seru di Dalam Lift.

Dulu aku pernah kebingungan waktu naik lift di sebuah hotel yang mensyaratkan kepemilikan kartu kamar. Jadi jika lupa bawa kartunya atau bukan tamu hotel tersebut maka tidak bisa kemana-mana selain ke lobi.

Aku juga pernah was-was ketika pengunjung memaksa masuk lift yang sudah penuh. Aku takut jika mengalami hal mengerikan seperti yang pernah dialami pengunjung mal Blok M Square. Lift yang terlalu penuh itu kemudian jatuh tak terkontrol dan menyebabkan patah tulang.

Naik lift memang membantu terutama ketika naik ke lantai gedung di atas lantai 10. Jika jalan lewat tangga pastinya sangat melelahkan. Apalagi ada yang lantainya mencapai 20 dan 30. Bisa dibayangkan betapa lelahnya jika lift kemudian mati atau ketika sedang terjadi gempa bumi.

Buku Facelift ini terdiri dari 16 tulisan dari 16 penulis yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama. Ada nama Gol A Gong di sini yang beken dengan bukunya berjudul Balada si Roy.

Penulis bernama asli Heri Hendrayana Harris ini berkisah tentang pengalamannya kali pertama naik lift di Sarinah. Pengalaman itu membuatnya percaya diri.

Saat kecil ia mengalami kecelakaan yang membuatnya cacat fisik. Ia pun dihibur oleh ayahnya untuk berkeliling Jakarta termasuk salah satunya ke Sarinah. Mal yang termasuk senior ini memiliki kebanggaan tersendiri karena di sini terdapat lift yang saat itu masih langka.

Ketika Gol A Gong pulang ke daerahnya, ia tak kecil hati dengan cacat fisiknya. Ia bercerita pengalamannya berkeliling Jakarta. Kawan-kawannya juga terpukau oleh pengalamannya naik lift yang saat itu susah dibayangkan.

Kisah naik lift lainnya berpusat pada masalah trauma karena lift yang tiba-tiba mati. Ada juga cerita mereka yang tak tahu menggunakan lift dan kemudian malah bolak-balik kembali ke tempat semula. Eh ada juga kisah tentang bertemu hantu suster di lift rumah sakit hehehe.

Kisah di lift terkesan sederhana karena berkaitan dengan kejadian sehari-hari. Buku ini ringan dan bisa dibaca dalam 1-2 jam, bisa digunakan untuk mengisi waktu luang. Namun sayangnya ceritanya lebih banyak tentang masalah lift yang mati sehingga agak kurang variatif.

Kalau kamu adakah cerita seru ketika menggunakan lift?

Detail Buku:
Judul: Facelift
Penulis : Gol A Gong dkk
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre : Kumpulan kisah
Skor : 6,5/10

Iklan

~ oleh dewipuspasari pada Januari 13, 2019.

8 Tanggapan to “Cerita-cerita Tentang Lift”

  1. Sy sih gak pernah ad kisah unik atau menarik ttg lift… jrang naik lift sih 🙂

  2. O ini review singkat ttg buku to… td nya smpat gagal pham saya 🙂

    Tp buku2 terbitan Gramedia sih keren2 ya

  3. Ada temen saya yang menggunakan lift langsung mabok, pusing dan mual.

  4. Ceritamu terus mengalir seperti sungai dan sangat menarik. Kok gak pernah mengalami stagnan ya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: