Mengamalkan Butir-butir Pancasila

Setiap upacara selalu ada bagian pembacaan Pancasila. Ia dibacakan oleh pembina upacara dan diikuti oleh para peserta upacara. Hari ini sekitar pukul 07.00-08.00 juga akan berlangsung upacara virtual memeringati lahirnya Pancasila. Kenapa membahas Pancasila itu penting pada masa dulu, kini, dan mendatang?
Tentang proses kelahiran Pancasila sudah sering disampaikan. Ada perbedaan antara Bung Karno dan tokoh bangsa lainnya. Setelah itu Pancasila ditetapkan jadi asas dan dasar negara.

Ada lima sila dan setiap sila merupakan sari dari apa yang selama ini telah ada dan atau diperlukan oleh rakyat Indonesia. Tentang masyarakat Indonesia yang berke-Tuhanan, tentang kemanusiaan, persatuan yang diperlukan, cara bermusyawarah, dan tentang keadilan sosial. 

Sila-sila mungkin masih terlalu umum. Ada 45 butir yang tersebar di tiap sila yang menjadi penjelasnya. Dulu awalnya adanya 36 butir tapi kemudian ditambahkan pada tahun 1998 dan menjadi 45 butir. 

Butir-butir inilah yang menjelaskan lebih detail pada tiap sila. Misalnya sila pertama memiliki tujuh butir. Pada butir keempat terdapat pedoman yang penting di negara seperti Indonesia, bangsa yang majemuk:

“Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa”.

Menghafalkan kelima sila Pancasila itu mudah. Tapi memahami dan mengamalkan butir-butirnya itulah hal utama. 

Dulu aku tak paham kenapa banyak pihak yang berniat mengubah dasar negara. Padahal isi Pancasila sudah komplet. Isinya sudah bagus. Ada yang ingin mengubah menjadi asas komunis, ada juga yang ingin kapitalis, dan ada juga yang berdasarkan agama tertentu. 

Apakah mereka tak membaca isi-isi butirnya di mana sudah lengkap? Sudah ada unsur agamanya, ada unsur keadilan sosial, juga ada unsur suka bekerja kerasnya (sila kelima). Lengkap. 

Menurutku Pancasila sudah sangat cocok sebagai dasar negara bangsa Indonesia. Ia unik dan mencukupi kebutuhan bangsa Indonesia. 

Pada saat ini generasi muda perlu lebih dikenalkan dengan contoh-contoh pengamalan butir-butir Pancasila. Agar mereka makin paham dengan pentingnya persatuan dan kesatuan. Ada tentang Bhineka Tunggal Ika pada salah satu butirnya karena bangsa Indonesia heterogen.

Ada larangan untuk memaksakan pendapat. Juga ada larangan untuk melakukan perundungan (bully) pada sila kedua yaitu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan tidak semena-mena kepada orang lain.

Mari kita menjaga Pancasila. Tidak cukup hanya dengan hafalan, tapi amalkanlah setiap harinya. Selamat Hari Lahir Pancasila.

Sumber gambar: merdeka

~ oleh dewipuspasari pada Juni 1, 2020.

5 Tanggapan to “Mengamalkan Butir-butir Pancasila”

  1. Mantap

  2. Wah, keren. Sy izin share di lini masa sy ya Mbak? (Dg tetap mnyrtkan sumber tulisan ini). Tks.

    Slmt hr lahir pancasila.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: