“My Love is Soup”, Kisah Masakan Melayu di Negeri Gajah Putih

My love is soup

Crosscut Asia 2022 sudah dimulai sejak Jumat (21/1). Ada 13 film yang bisa dinikmati secara daring dan gratis. Di kategori Delicious ada tujuh film dengan tema kuliner. Salah satunya adalah ” My Love is Soup”



Film dari negeri Thailand ini menceritakan masakan Melayu dan kalangan muslim di negeri gajah putih. Tokohnya adalah Minnie,  gadis muda yang mengaku keturunan chef kesultanan Melayu di Pattani. Sayangnya ia tak bisa memasak dan sering mengacaukan rasa.

Meski demikian ia tetap ingin bekerja di restoran dan menjadi chef. Meski ia masih tetap tak bisa memasak. suatu ketika ia mencampurkan bumbu dan membuat masakan kacau-balau. Padahal saat itu masakan tersebut disajikan ke tamu istimewa.

Sebagai permohonan maafnya, ia berharap bisa mengenalkan sup daging, resep warisan keluarganya. Sayangnya ia tak bisa memasak, juga tak ingat bumbu dan detail memasaknya.

Premis ceritanya menarik, mengenalkan kuliner Melayu yang ada di Thailand. Meski tokoh utamanya kurang simpatik, ceroboh dan seenaknya. Yang bikin janggal itu seorang turunan chef tapi tak bisa sama sekali memasak atau ingat cara masaknya. Padahal ia terus berkata ia cucu chef Kesultanan dan orang-orang ingin mendapatkan bukti darinya.

Crosscut


Dari segi cerita memang kurang tereksekusi dengan apik, ada beberapa kebetulan. Masih seperti FTV. Akting para pemeran juga sebagian masih kurang luwes.

Sisi plus film ini adalah visual tentang masakan Melayu versi Thailand, dari cara membuat dan menyajikannya. Ada beberapa jenis masakan Melayu yang jarang kita jumpai di Indonesia, sepertinya hanya ada di lingkungan Melayu Thailand. Misalnya nasi dagae, nasi yang dikenal luas sebagai makanan rakyat. Lalu ada juga air buluh, semacam ikan asin yang difermentasi dengan direndam ke air beberapa lama lalu direbus.

Ya meski dari segi cerita kurang nyaman ditonton, dari segi visual makanan bolehlah. Penonton dapat wawasan lebih seputar makanan Melayu yang ada di Thailand.

Crosscut asia
Drama berdurasi 99 menit ini dirilis tahun 2020 dan dibesut oleh Kriangkrai Monwichit. Pemerannya ada Hussawee Pakrapongpisan, Sassanee Virachat, dan Pitisak Yaowanon.
Skor: 6/10.

Gambar dari Crosscut Asia

~ oleh dewipuspasari pada Januari 22, 2022.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: