Induk Kucing dan Anaknya

Induk kucingSejak kecil aku suka memerhatikan induk kucing dan anaknya. Ehm sebenarnya bukan hanya kucing sih, tapi juga hewan-hewan lainnya, seperti anjing, monyet, gajah, ayam, dan sebagainya. Induk hewan itu juga sama seperti para ibu manusia, mereka juga perhatian dan begitu sayang pada anak-anaknya.

Mumpung besok hari ibu, maka aku memberikan apresiasi kepada para ibu, termasuk induk para hewan. Melihat induk kucing yang menyusui enak hingga lebih anak kucing, aku merasa trenyuh. Dulu kucing Sam pernah menyusui hingga enam ekor kucing, dua anak kucing lainnya adalah anak Cindil. Saat itu Cindil sedang depresi sehingga kurang bisa menyusui dengan baik anak-anaknya. 

Saat kecil aku menyebut induk kucing dan anak-anaknya dengan sebutan awu awu boknanak. Suara kucing bagiku lebih terdengar seperti awu daripada meong. Boknanak maksudnya ibu dan anak-anaknya hehehe. 

Dulu orang rumah kurang suka dengan kucing betina. Jika ada kucing betina, nenek nampak kurang suka. Tapi sejak era kucing bernama Tungtung, sepertinya nenek berubah. Nenek sangat sayang pada kucing Tungtung hingga ia pernah beranak sampai 13 ekor. Ketika nenek sakit-sakitan, ia selalu teringat Tungtung dan sempat merasa bersalah karena pernah membuang Tungtung dan kucing itu tak pernah kembali.

Omong-omong tentang kucing betina dan induk kucing, aku juga mulai sayang banget ke mereka sejak era si Mungil. Dulu ada Nori dan anak-anaknya yang betina, tapi aku masih merasa biasa saja. Tapi sejak era Mungil, disusul Cindil, Sam, Clara, Petualang dan lain-lain, aku jadi sayang dan protektif ke para kucing betina. Aku juga ingin mereka sama-sama gembira dan bahagia menjadi kawan-kawanku, sama halnya dengan kucing jangan. 

Mungil, Clara Sr., dan Petualang telah tiada. Saat mereka pergi, aku menangis sedih dan sangat kehilangan. Kini Cindil dan Sam sudah kusteril, agar mereka tak capek melahirkan dan mengurus anak. Nanti giliran Clara jr. yang kusteril. Biayanya lumayan besar dan jarang sekali di sekitarku yang mengadakan sterik gratis atau steril bersubsidi. 

Ketika melihat Cindil menyusui Singka walaupun ia sudah steril, aku merasa terharu. Aku tak yakin air susunya masih ada, tapi Cindil nampak tulus memberinya. 

Kasih sayang induk kucing juga tak ternilai harganya, sama halnya dengan para ibu. Selamat hari ibu dan induk. 

 

~ oleh dewipuspasari pada Desember 21, 2023.

Tinggalkan komentar