Kucing dan Hujan

Kucing dan hujanSebuah lagu membuatku tersentuh. Aku tak pernah mendengarnya sebelum itu. Kubaca namanya, Moya Brennan dengan Tell Me Now, judul lagunya itu. Sambil mendengarnya lagi dan lagi aku teringat suasana petang tadi bersama anabul.

Katakan anabul itu lucu. Aku setuju.
Sebutkan kenakalan mereka yang mengganggu. Ada sejibun. Namun, kalian tak akan bisa menampik foto mereka yang imut di atas itu.

Hujan membuat mereka ingin menikmati suasananya dengan lebih khidmat. Mereka pilih sofa rusak yang kutaruh di teras.

Mereka sangat menyukai spot itu. Terutama kucing-kucing yang masih lugu. Mereka bergulat, berlatih bela diri dan ketangkasan, hingga lelah dan kemudian tertidur.

Hujan turun dengan derasnya. Cemong pun sudah terlelap diikuti adik-adiknya. Hanya Koko yang masih terjaga.

Kucing tiduran di sofa

Cindil, nenek dan ratu kucing pun inspeksi. Ia ingin tahu apakah para kucing kecil sudah bobok manis.

Sudah mau masuk Maghrib, mereka masih saja mengantuk. Nenek Cindil membangunkan para cucu. Bangun dulu, makan, nanti lanjut tidur.

Di luar hujan masih turun dengan syahdu. Aku kemudian jadi penasaran dengan lagu-lagu Moya Brennan, suaranya merdu. Aku pun mencari lagu-lagu selain yang kusebutkan itu. Mungkin suatu ketika akan kubuat ulasan lagu.

Sudah malam, aku masih belum buat tulisan tantangan. Kucing-kucing sebagian sudah terlelap. Selamat malam

~ oleh dewipuspasari pada Oktober 23, 2025.

Tinggalkan komentar