Trio Oyen, Dua Jantan Satu Betina

Keyong hadir sebagai personel baru. Belum diakui secara sah sebagai kucingku sih karena kelakuannya bar bar, tukang rebut. Dengan adanya Keyong, maka lengkaplah trio oyen. Mereka adalah Nero Manis, Clarabella, dan Keyong.
Meski ada tiga kucing oyen, rumahku tergolong tenang. Hanya Keyong yang lumayan petakilan, ingin menjadi pusat perhatian.
Ia berusaha dengan keras agar diangkat menjadi kucing peliharaan. Usahanya tak sia-sia dari bulan Mei masih berstatus sebagai kucing liar yang suka mengintip di pagar, kini sudah jadi kucing masa percobaan.
Nero seperti namanya adalah kucing paling manis di rumah. Ia paling kalem dan paling penyabar. Dulu paling sering dirundung oleh Pang.
Si Nero Manis suka kuajak berdansa. Dia akan kugendong lalu kuajak menari dengan lincah. Ia nampak menyukainya.
Nah, personel trio oyen yang paling cantik adalah Clarabella. Ia suka kupanggil Clara atau si Mungil karena memang ukuran tubuhnya tidak begitu besar. Ia beranak tiga kali, dengan anaknya bernama Naura si Bintang Kecil, Creamy, dan Mimi. Dulunya juga ada Momo, Koko, dan Kiki.
Clara induk yang suka cemberut dan galak. Padahal dulu ia kucing yang ramah dan penyayang. Entah kenapa ia berubah. Mungkin karena ia telah menyadari dirinya istimewa.
Konon kucing oyen betina lumayan langka. Di antara geng oyen, hanya seperlima yang betina. Ya, mungkin Clara sadar dirinya spesial. Ia marah jika hanya diberi makanan kemasan biasa. Maunya fancy feast yang klasik seperti salmon atau tuna.
Trio oyen sejak Clara jadi galak jadi kurang akur. Yang netral sih Nero Manis. Sementara Keyong masih berupaya keras menarik perhatian. Ayo segera beri aku kalung dan akui sebagai kucing peliharaan yang sah.
