Misteri Kucing Hitam

Lukisan kucing hitam ala abstrak

Hari Minggu siang setelah bermalasan, aku dikejutkan oleh kehadiran seekor kucing hitam saat membuka pintu kamar. Kupikir si Mimi, hanya tubuhnya lebih kecil dan kumal. Warna hitamnya lebih dominan. Eh, kucing liar mana lagi nih yang masuk rumah.

Ia bertingkah seperti kucing penghuni. Ia luwes bergaul dengan para kucing lainnya. Anehnya kucing lain juga biasa saja, tidak protes berlebihan.

Ia ikut makan. Ia ikut berebut ayam. Juga ikut antri minta elusan kasih sayang. Eh, kucing ini kok sudah seperti rumahnya sendiri ya?!

Kupikir ia sekadar kucing lewat. Seperti kucing liar lainnya yang biasa main ke rumah. Namun, kucing ini berbeda. Ketika kutinggal pergi buat belanja, ia bertahan. Bahkan dengan santai masuk area dapur dan menjelajah sudut rumah lainnya.

Kuperhatikan seksama si kucing. Bulunya ada yang tercabik di beberapa bagian. Bulu di ekornya tipis dan kumal. Jelas ia kucing yang sudah lama hidup di jalanan.

Sepertinya ia kucing betina. Aku belum bisa memastikannya karena kuatir ia galak.

Hari ini kucing itu masih ada. Keyong nampaknya yang mulai was-was karena status mereka sama, kucing liar yang masuk rumah. Keyong waspada karena jatah kalung peliharaan hanya tinggal satu jua.

Lantas siapa si kucing hitam itu? Entahlah, aku tak pernah melihatnya sebelumnya. Mungkin ia kucing yang tersesat. Atau ia seperti Keyong dan kucing jalanan lainnya, yang mencari rumah dan manusia yang mau menerimanya.

~ oleh dewipuspasari pada Agustus 3, 2026.

Tinggalkan komentar