Membungkus Hadiah

Aku suka membungkus kado. Aku suka memilih-milih kertas kado di toko alat tulis yang lokasinya dekat SD. Di sana banyak kertas kado lucu-lucu dengan harga yang tidak mahal.
Dulu aku punya kawan yang suka mengoleksi kertas kado. Aku langsung klik dengannya. Dulu aku juga suka mengoleksi kertas surat dan kertas buku yang bagus-bagus. Untuk kertas kado sendiri aku tak bisa mengoleksinya karena bakal akan sering kugunakan.
Mengapa aku suka membungkus kado? Mungkin karena aku suka memberi kejutan. Dulu ketika aku masih jadi anak manis baik hati, aku suka memberi kejutan ke saudara dan kawan-kawan.
Kuletakkan kado di atas meja di kelas ketika kawan berulang tahun tanpa kusebutkan namaku. Kubiarkan ia menebak siapa pemberi kado tersebut. Diam-diam aku mengamati reaksinya. Kadang kawanku tak tahu siapa pemberi kado tersebut dan aku tak marah. Hanya senyum-senyum.
Dulu aku rajin menghias kado. Namun kini aku semakin malas dan hanya membungkus kado dengan kertas kado yang kupilih sepenuh hati. Isinya juga kupilih dengan seksama. Aku ingin yang menerima hadiah tersebut juga gembira ketika membuka isinya.
Kadang mendapat sesuatu dengan bungkus kertas kado yang menarik saja rasanya sudah menyenangkan. Nampak sederhana tapi itu sungguh menyenangkan.
Dan aku masih sanggup membungkus hadiah.

wah sama kak, aku juga senang bungkus kado. rasanya ada kegembiraan tersendiri apalagi orang yang diberikan berharap juga merasakan kesenangan juga đ
Iya menyenangkan. Cuma nggak sekreatif dulu, sampai dihias.